Pramono Anung Curiga Ada Tangan Ketiga di Balik Tawuran Manggarai

- Senin, 05 Januari 2026 | 20:36 WIB
Pramono Anung Curiga Ada Tangan Ketiga di Balik Tawuran Manggarai

Keributan di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, kembali mencuat jadi perhatian. Kali ini, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung angkat bicara. Ia tak sekadar menyoroti tawuran itu sendiri, tapi juga menduga ada permainan di balik layar. Menurutnya, kemungkinan ada pihak tertentu yang sengaja "membenturkan" kedua kelompok hingga berujung ricuh.

Pernyataan itu ia sampaikan di Lippo Mall Kemang, Senin lalu, usai menghadiri peluncuran kartu Visa Bank Jakarta.

"Kami menduga memang ada yang, apa ya, membenturkan," ujar Pramono, dengan nada yang cukup tegas.

Soal detailnya, gubernur memilih merujuk pada laporan yang diterimanya dari Wali Kota Jakarta Selatan. Ia sudah meminta penjelasan lebih lanjut. Namun begitu, untuk rincian spesifik, Pramono ingin wali kota yang menyampaikan langsung ke publik.

"Tetapi nanti secara spesifik saya minta Pak Wali Kota yang menjelaskan," imbuhnya.

Lalu, apa langkah konkret yang akan diambil Pemprov? Pertanyaan ini kerap muncul setiap kali insiden serupa terulang. Pramono punya sudut pandang lain. Alih-alih hanya bicara hukuman, ia menekankan pentingnya penyaluran energi. Menurutnya, energi besar yang kerap meluap dalam tawuran itu seharusnya bisa dialihkan.

"Jadi paling utama sebenarnya energi itu harus tersalurkan secara benar. Untuk itu, energi pihak-pihak yang melakukan tawuran sebaiknya disalurkan ke kegiatan bekerja," pungkasnya.

Gagasan itu terdengar sederhana, tapi tentu pelaksanaannya tak mudah. Di sisi lain, pernyataan gubernur setidaknya membuka diskusi: bagaimana menciptakan wadah yang tepat agar gelora muda tak berakhir dengan bentrokan di jalanan.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar