Setelah Banjir Bandang, SMAN 4 Aceh Tamiang Kembali Berdenyut

- Senin, 05 Januari 2026 | 19:48 WIB
Setelah Banjir Bandang, SMAN 4 Aceh Tamiang Kembali Berdenyut

Senin pagi itu, suasana di SMAN 4 Kejuruan Muda, Aceh Tamiang, terasa berbeda. Setelah sekian lama sepi, akhirnya riuh rendah pelajar kembali terdengar. Mereka mulai berdatangan, ada yang jalan kaki, banyak juga yang diantar orang tua. Ini hari pertama masuk sekolah di semester genap, sebuah pemandangan yang sempat diragukan bisa terwujud usai banjir bandang melanda akhir November lalu.

Namun begitu, upaya keras membuahkan hasil. Pemerintah, dibantu TNI, Polri, dan relawan, berhasil membersihkan dan memulihkan sekolah dengan cepat. Bangunannya kini tampak bersih. Sebagian besar ruang kelas sudah siap dipakai lagi. Bahkan listriknya sudah normal terbukti dari pengeras suara yang digunakan saat upacara bendera pagi tadi, yang jadi upacara pertama pascabencana.

Guru dan staf pun sudah kembali. Mereka semua berkumpul di lapangan bersama siswa, menyambut awal baru dengan semangat yang terpulihkan.

Memang, kerusakan yang dialami sekolah ini cukup parah. SMAN 4 Kejuruan Muda ini cuma satu dari ribuan korban. Data menyebutkan, ada 2.756 sekolah di Aceh yang rusak akibat banjir bandang waktu itu. Tapi respons pemulihannya terbilang cepat. Pemerintah langsung bergerak agar aktivitas belajar bisa segera berjalan lagi.

Dan hasilnya? Cukup menggembirakan. Per data Kementerian Dikdasmen per 30 Desember 2025, sekitar 81 persen sekolah yang terdampak tepatnya 2.226 sekolah sudah dibersihkan dan dinyatakan siap dipakai untuk belajar mengajar.


Halaman:

Komentar