Aktivis Muhammadiyah Nilai Langkah Prabowo Tangani Bencana Sumatera Sudah Tepat
Menurut Farid Idris, seorang aktivis Muhammadiyah Jakarta, pemerintah di bawah Presiden Prabowo Subianto sudah berada di jalur yang benar dalam menangani serangkaian bencana alam di Sumatera. Baginya, kunci utamanya terletak pada pendekatan yang mengutamakan koordinasi.
“Dalam situasi bencana, yang paling dibutuhkan adalah kecepatan, ketepatan, dan persatuan,” ujar Farid kepada wartawan, Senin (5/1/2026).
Ia menambahkan, “Saya melihat Presiden Prabowo sudah mengambil langkah yang benar dengan mengonsolidasikan seluruh kekuatan bangsa, termasuk ormas Islam seperti Muhammadiyah, NU, dan berbagai relawan kemanusiaan.”
Respons yang cepat dari pusat, dengan mengerahkan kementerian, BNPB, hingga TNI-Polri, dinilainya sebagai bentuk keseriusan. Namun begitu, yang patut diapresiasi justru ruang kolaborasi yang dibuka untuk masyarakat sipil dan organisasi keagamaan. Mereka punya pengalaman panjang di lapangan, dan itu aset berharga.
Farid lantas mencontohkan peran Muhammadiyah.
“Ormas Islam, khususnya Muhammadiyah melalui MDMC, punya jaringan relawan dan infrastruktur yang siap bergerak cepat. Ketika negara dan ormas bisa berjalan seiring, dampaknya sangat besar bagi masyarakat terdampak,” jelasnya.
Pola kolaboratif seperti ini, menurutnya, sangat krusial. Bencana bukan cuma soal evakuasi darurat, tapi juga pemulihan yang menyeluruh sosial, psikologis, ekonomi warga. Itu butuh waktu dan sinergi yang terjaga.
Di sisi lain, Farid mengingatkan satu hal penting. Ia berharap bencana ini tidak dijadikan ajang saling menyalahkan atau tarik-tarikan kepentingan politik. Narasi yang memanas justru bisa menghambat kerja nyata di lapangan.
Artikel Terkait
Nadiem Bongkar Kejanggalan Dakwaan: Logika Ngawur, Chromebook Justru Hemat Rp 1,2 Triliun
Nadiem Akui Perlawanan dari Dalam Kementerian
Setelah Banjir Bandang, SMAN 4 Aceh Tamiang Kembali Berdenyut
Anwar Ibrahim Tegaskan Batas Masa Jabatan PM: Maksimal 10 Tahun