"Tidak mudah melepas ikatan yang tersambung lama. Namun akhirnya kita menyadari, penugasan di perwakilan bukanlah sebuah tujuan, tetapi hanya persinggahan. I love you all," sambungnya dalam unggahan yang sama.
Ia pun membagikan cuplikan foto-foto perpisahan itu. Tampak para staf hingga sejumlah diaspora berkumpul, berpose bersamanya di gerbang keberangkatan Bandara Changi. Mereka melambaikan tangan, melepas kepergian sang dubes dengan mata yang mungkin berkaca-kaca.
Perjalanan Suryopratomo selama empat tahun di Singapura tentu bukan tanpa riak. Ia memulai tugas di tahun 2020, tepat di tengah gejolak pandemi COVID-19 yang serba tak pasti. Masa baktinya juga diwarnai sejumlah isu kompleks antara kedua negara. Mulai dari persoalan pekerja migran, deportasi beberapa buronan, hingga proses penyelesaian masalah Flight Information Region (FIR) yang alot. Semua itu ia jalani, dan kini tinggal kenangan.
Artikel Terkait
Suami-Istri Bebas Hukum Pencurian? Ini Aturan Unik dalam KUHP
Mahfud MD Soroti Kehadiran Personel TNI di Sidang Korupsi Nadiem Makarim
Refly Harun Curiga Jadi Sasaran: Mobil Bareskrim Parkir di Depan Rumah hingga Aksi Teror di Jalan
Misteri Dentuman Mengguncang Puncak, Warga Heboh Dengar Suara dan Lihat Kilatan Cahaya