Jet Tempur Pakistan Kawal Prabowo, Sambutan Meriam 21 Kali Warnai Kunjungan ke Islamabad

- Senin, 08 Desember 2025 | 20:24 WIB
Jet Tempur Pakistan Kawal Prabowo, Sambutan Meriam 21 Kali Warnai Kunjungan ke Islamabad

Pesawat Garuda Indonesia-1 yang membawa Presiden Prabowo Subianto mendarat di Islamabad pada Senin siang, tepatnya sekitar pukul 12.00 waktu setempat. Kunjungan ini bukan sekadar kunjungan biasa. Prabowo datang memenuhi undangan Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, yang sudah disampaikan berkali-kali.

Nah, penyambutannya pun luar biasa. Bahkan sebelum roda pesawat menyentuh landasan, pesawat kepresidenan kita sudah mendapat pengawalan spesial. Enam jet tempur JF-17 Thunder milik Angkatan Udara Pakistan membelah udara, mengawal Presiden memasuki wilayah mereka. Ini adalah tradisi kehormatan yang cuma diberikan untuk tamu negara setingkat kepala negara.

Begitu turun di Pangkalan Udara Nur Khan, suasana sudah sangat meriah. Prabowo langsung disambut oleh dua pemimpin puncak Pakistan: Presiden Asif Ali Zardari dan PM Shehbaz Sharif sendiri. Upacara penyambutan militer pun digelar dengan khidmat.

Suara dentuman meriam 21 kali menggema, memberi penghormatan tertinggi. Sebuah barisan pasukan berdiri tegak, sementara seorang anak kecil dengan pakaian tradisional menyerahkan rangkaian bunga yang harum. Momen ini terasa lebih bermakna karena bertepatan dengan peringatan 75 tahun hubungan diplomatik kedua negara.

Menurut informasi dari Sekretariat Presiden, undangan ini memang sudah lama dinantikan. Shehbaz Sharif disebutkan telah menyampaikannya dua kali; pertama saat KTT D8 di Kairo, lalu lagi seusai KTT Perdamaian Gaza di Sharm El Sheikh, Mesir.

Di sisi lain, pemerintah Indonesia melihat momen ini sebagai peluang strategis. Di tengat dinamika geopolitik global yang serba tidak pasti, mempererat kerja sama bilateral dengan sahabat seperti Pakistan dinilai sangat penting.

Prabowo sendiri menegaskan komitmen Indonesia.

"Kami bertekad terus mendorong solidaritas, kolaborasi, dan kemitraan yang saling menguntungkan dengan Pakistan dan semua negara sahabat," ujarnya.

Dalam kunjungan ini, Presiden tidak sendirian. Dia didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi, termasuk Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Kunjungan singkat ini diharapkan bisa membawa angin segar bagi kerja sama kedua negara ke depannya.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar