Suasana di kawasan Kalibata, Jakarta, perlahan mulai berubah. Setelah kericuhan yang memilukan pada awal Desember lalu, kini para pedagang mulai bangkit. Mereka sibuk menata kembali kios-kios mereka yang hangus terbakar. Di antara tumpukan material, para pekerja bangunan terlihat tekun memperbaiki kerusakan. Upaya untuk kembali berdagang pun dimulai.
Kerusuhan yang terjadi pada Kamis, 11 Desember itulah yang menyulut segalanya. Massa yang emosi membakar kios-kios di lokasi tersebut, meninggalkan kerugian yang tidak sedikit bagi para pedagang.
Komar, seorang pedagang durian, adalah salah satu yang langsung mengambil langkah. Sekitar sepekan setelah kejadian, ia sudah memutuskan untuk membuka lapak lagi.
"Saya rugi belasan juta. Kios saya habis sama sekali," ujarnya, mengenang peristiwa yang diduga dipicu aksi massa terkait kasus pengeroyokan seorang mata elang.
Di sisi lain, ada secercah bantuan yang meringankan. Komar mengaku menerima santunan dari Polda sebesar Rp 7,5 juta untuk satu kios durian miliknya. Bantuan itu tentu saja sangat berarti untuk memulai kembali.
Namun begitu, pemandangan di lokasi belum sepenuhnya normal. Masih ada beberapa kios yang terlihat sepi, belum beroperasi. Beberapa lainnya masih dalam proses perbaikan, dengan kerangka besi dan papan kayu baru yang belum sempurna terpasang. Perjalanan untuk pulih sepenuhnya, rupanya, masih butuh waktu.
Artikel Terkait
LPDP Perketat Pengawasan, 600 Penerima Beasiswa Diselidiki atas Dugaan Pelanggaran
Jadwal Imsak dan Anjuran Sahur di Banjarmasin pada 24 Februari 2026
Pelajar Tewas Diduga Dianiaya Oknum Brimob di Tual, Tersangka Sudah Ditahan
Nadiem Makarim Serukan Anak Muda Tak Putus Asa dengan Indonesia di Tengah Sidang Korupsi