Bentrokan Berdarah Guncang Iran, Enam Tewas dalam Gelombang Kerusuhan Terbaru

- Jumat, 02 Januari 2026 | 21:06 WIB
Bentrokan Berdarah Guncang Iran, Enam Tewas dalam Gelombang Kerusuhan Terbaru

kata Said Pourali, Deputi Gubernur Lorestan. Ia menambahkan, bentrokan dengan lemparan batu di kota itu juga menyebabkan 13 polisi dan anggota Basij terluka.

Basij, perlu diketahui, adalah pasukan sukarelawan paramiliter yang punya hubungan erat dengan Pasukan Revolusi Iran.

Sementara itu, di Hamedan Barat, kejadian lain yang tak kalah mencemaskan terjadi. Menurut laporan kantor berita Tasnim, massa berusaha membakar sebuah masjid, tapi gagal. Alih-alih, mereka membakar sepeda motor. Di tempat lain, di sebuah distrik di Teheran, operasi terkoordinasi dinas keamanan dan intelijen berhasil meringkus sekitar 30 orang yang dituding mengganggu ketertiban umum.

Gelombang protes kali ini disebut-sebut sebagai yang terbesar sejak 2022. Kala itu, kematian Mahsa Amini di bawah tahanan moral polisi memicu amarah nasional yang meluas.

Namun begitu, gejolak sekarang belum mencapai skala sebesar itu. Demonstrasi untuk Mahsa Amini yang ditahan karena dianggap tidak mengenakan jilbab sesuai aturan benar-benar mengguncang negara. Korban jiwa saat itu mencapai ratusan, termasuk puluhan dari kalangan petugas keamanan. Protes terbaru ini, meski berdarah, masih terlihat lebih terbatas jangkauannya.


Halaman:

Komentar