FLORES TIMUR - Status Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, NTT, resmi dinaikkan. Dari sebelumnya Siaga (Level III), kini menjadi Awas (Level IV). Keputusan ini diambil menyusul lonjakan aktivitas vulkanik yang cukup signifikan sejak akhir tahun lalu.
Menurut Lana Saria, Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi, peningkatan kegempaan sudah terasa sejak tanggal 31 Desember 2025. Dalam rentang waktu 18 jam saja, tercatat 122 kali gempa vulkanis dalam. Angka yang cukup mengkhawatirkan.
“Berdasarkan analisis visual dan instrumental, aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki tergolong masih tinggi. Oleh karena itu, tingkat aktivitasnya dinaikkan dari Level III (Siaga) menjadi Level IV (Awas),” jelas Lana dalam keterangannya, Jumat (2/1/2026).
Data yang dikumpulkan Badan Geologi memang menunjukkan tren yang mencemaskan. Dalam periode 23 hingga 31 Desember, gunung ini tak henti-hentinya bergemuruh. Ada gempa guguran, hembusan, harmonik, hingga tremor non-harmonik yang mencapai 204 kali. Belum lagi ratusan gempa vulkanik dalam dan puluhan gempa tektonik, baik lokal maupun jauh.
Erupsi terakhirnya sendiri terjadi belum lama ini, tepatnya pada 18 Oktober 2025 lalu.
Nah, yang bikin waspada bukan cuma gempa. Alat pengukur deformasi atau tiltmeter menunjukkan pola inflasi yang cepat di tubuh gunung. Artinya apa? Ada pergerakan magma dari bawah tanah yang mendesak ke arah permukaan. Data satelit GNSS selama seminggu terakhir juga mengonfirmasi hal ini, dengan pola inflasi vertikal yang makin jelas terlihat dalam tiga hari terakhir.
Artikel Terkait
Dibalik Pujian: Lelah yang Tak Terungkap dari Mahasiswa yang Bekerja
Kuda Andong Jatuh di Malioboro, Pengurus Bantah Tudingan Kelelahan
Gempa 6,5 Magnitudo Guncang Meksiko, Presiden Sheinbaum Batal Konferensi Pers
Misteri Kematian Satu Keluarga di Warakas: Polisi Periksa Enam Saksi