“Ini bukan virus baru, tapi bagian dari virus influenza yang sudah ada, hanya sedikit lebih mudah menular. Perlu selalu menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh dan selalu menerapkan PHBS. Tetap waspada, tetapi jangan panik dan takut berlebihan,”
tegasnya.
Di sisi lain, temuan 62 kasus di tingkat nasional ini didapat dari sistem surveilans yang cukup ekstensif. Jaringannya meliputi 88 pusat pemantauan, tersebar dari puskesmas hingga rumah sakit di seluruh Indonesia, yang mengawasi gejala mirip influenza (ILI) dan infeksi saluran pernapasan akut berat (SARI).
Daerah dengan kasus terbanyak tercatat di Jawa Timur, disusul Kalimantan Selatan dan Jawa Barat. Angka itu sendiri merupakan akumulasi hingga akhir Desember lalu.
Sebagai langkah pencegahan, vaksinasi flu tahunan sangat dianjurkan, terutama bagi kelompok rentan. Imbauan lainnya cukup sederhana namun efektif: kalau merasa tidak enak badan, sebaiknya istirahat di rumah. Pakai masker, terapkan etika batuk yang benar, dan jangan tunda untuk periksa ke fasilitas kesehatan jika gejala tak kunjung membaik setelah tiga hari atau malah bertambah parah.
Artikel Terkait
Bayi Patah Tulang Lahir di Pengungsian, Evakuasi Darurat Digelar Hingga Malam
Tabrakan Maut di Jalur Deandles, Dua Nyawa Melayang di Malam Tahun Baru
Foto Lawas Jokowi Tanpa Kacamata Buka Kotak Pandora Ijazah
Polisi Sita Botol dan Bungkus Makanan di Kontrakan Misterius Warakas