Gambaran tentang skala kerusakan sebenarnya jauh lebih luas. Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyebut angka yang cukup mencengangkan: sekitar 213 ribu rumah terdampak banjir dan longsor yang melanda tiga provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Data mentah itu ia dapatkan langsung dari BNPB. Kerusakan rumah-rumah tersebut diklasifikasikan dalam tiga tingkat: ringan, sedang, dan berat.
"Sehingga total rumah yang terdampak itu lebih kurang 213.000,"
kata Tito dalam forum yang sama di Aceh Tamiang.
Jadi, di tengah upaya pemulihan besar-besaran, ada cerita lain tentang pilihan. Bukan sekadar angka bantuan, tapi tentang keinginan untuk tetap dekat dengan jejaring sosial dan kekuatan keluarga di saat segala sesuatu lain terasa goyah.
Artikel Terkait
Sanur Ramai Pengunjung, Keluarga Jember Pilih Pantai Ini untuk Rayakan Tahun Baru
Korban Banjir dan Longsor Sumatera Tembus 1.157 Jiwa, Ratusan Ribu Mengungsi
Malam Tahun Baru Berubah Tragis: Kebakaran Bar di Crans Montana Tewaskan Puluhan
Prabowo Izinkan Pengerukan Besar-besaran untuk Pulihkan Sungai Sumatera