DJ Donny Laporkan Teror Molotov dan Paket Misterius ke Polda Metro Jaya

- Kamis, 01 Januari 2026 | 13:36 WIB
DJ Donny Laporkan Teror Molotov dan Paket Misterius ke Polda Metro Jaya

Ramon Dony Adam, yang lebih dikenal sebagai DJ Donny, resmi melaporkan dua kasus teror dan intimidasi ke Polda Metro Jaya. Laporan itu sudah masuk dengan nomor register LP/B/9545/XII/2025/SPKT POLDA METRO JAYA. Menurut kabar yang beredar, polisi menjerat kasus ini dengan beberapa pasal, yakni Pasal 187, 335, dan 356 KUHP.

Kabar tersebut dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto. Ia mengonfirmasi bahwa laporan telah diterima dan proses penindaklanjutan sedang berjalan.

“Iya benar, udah diterima laporannya soal dua teror itu,” ujar Budi, Kamis (1/1). “Akan dilakukan penyelidikan dan meminta keterangan saksi-saksi,” tambahnya.

Dua Aksi Teror yang Mencekam

Menurut DJ Donny, teror berlangsung dalam dua tahap. Awalnya, pada Senin (29/12) malam, ia mendapat paket misterius. Isinya? Bangkai ayam yang sudah dipenggal kepalanya. Bersama paket itu, ada juga pesan ancaman yang isinya kurang lebih memintanya berhati-hati saat bersuara di media sosial.

“Jadi kan kemarin saya dapat teror, ya, intimidasi. Dikirim bangkai ayam ke rumah saya. Kalau hal tersebut sih saya enggak ada masalah ya,” tutur Donny saat melapor, Rabu (31/12).

Namun begitu, teror kedua jauh lebih serius dan berbahaya. Kejadiannya berlangsung dini hari, sekitar pukul 03.00 WIB. Dua orang tak dikenal melemparkan bom molotov ke rumahnya. Aksi itu terekam jelas oleh kamera CCTV.

“Lalu, semalam saya pulang, saya tidur, jam 03.00 di CCTV terekam orang lempar molotov ke rumah saya. Untung aja Allah masih baik sama saya. Apinya mati duluan,” ucapnya dengan nada masih tercekam.

Donny memastikan pecahan kaca dan sisa molotov di tempat kejadian perkara (TKP) sengaja tidak disentuh. Itu semua akan dijadikan barang bukti. Rekaman CCTV pun sudah diamankan. Dari rekaman itu, terlihat dua pria bertopeng dan berjas hujan melakukan aksi pelemparan.

Bagi Donny, aksi pelemparan molotov ini sudah melampaui batas. Ini bukan cuma soal dirinya lagi.

“Karena kalau hal ini, menurut saya, tindakan ini sudah bukan hanya merugikan diri saya, tapi juga mengancam keamanan keluarga. Bukan hanya keluarga, tapi orang sekitar,” tegasnya.

Ia berharap kasus ini bisa diusut tuntas. Menurutnya, ia bukan satu-satunya korban. Ada pihak lain yang mengalami hal serupa. Laporan ini ia buat demi keamanan banyak orang, bukan cuma untuk dirinya sendiri.

“Saya melapor ini karena sudah bukan ancaman diri saya sendiri, tapi sudah ancaman orang banyak,” pungkas DJ Donny.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar