Namun begitu, teror kedua jauh lebih serius dan berbahaya. Kejadiannya berlangsung dini hari, sekitar pukul 03.00 WIB. Dua orang tak dikenal melemparkan bom molotov ke rumahnya. Aksi itu terekam jelas oleh kamera CCTV.
Donny memastikan pecahan kaca dan sisa molotov di tempat kejadian perkara (TKP) sengaja tidak disentuh. Itu semua akan dijadikan barang bukti. Rekaman CCTV pun sudah diamankan. Dari rekaman itu, terlihat dua pria bertopeng dan berjas hujan melakukan aksi pelemparan.
Bagi Donny, aksi pelemparan molotov ini sudah melampaui batas. Ini bukan cuma soal dirinya lagi.
Ia berharap kasus ini bisa diusut tuntas. Menurutnya, ia bukan satu-satunya korban. Ada pihak lain yang mengalami hal serupa. Laporan ini ia buat demi keamanan banyak orang, bukan cuma untuk dirinya sendiri.
Artikel Terkait
Korban Banjir dan Longsor Sumatera Tembus 1.157 Jiwa, Ratusan Ribu Mengungsi
Malam Tahun Baru Berubah Tragis: Kebakaran Bar di Crans Montana Tewaskan Puluhan
Prabowo Izinkan Pengerukan Besar-besaran untuk Pulihkan Sungai Sumatera
Di Balik Efisiensi AI Kesehatan, Ancaman Privasi Pasien Mengintai