Ruang rapat itu penuh. Di hadapan para menteri dan pimpinan DPR, Bupati Bener Meriah Tagore Abubakar menyampaikan sesuatu yang terasa berat: kabupatennya tak sanggup menanggung beban perbaikan pascabanjir bandang. "Kami jelas tidak mampu," ujarnya tegas, dalam rapat koordinasi penanganan bencana di Aceh, Selasa lalu.
Rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad beserta dua wakilnya itu, dihadiri sejumlah menteri kunci. Mulai dari Mendagri Tito Karnavian, MenPU Dody Hanggodo, hingga Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. Juga hadir direktur utama beberapa BUMN.
Tagore kemudian memaparkan detailnya. Untuk tahap darurat, seperti penyaluran beras dan logistik ke daerah terisolir, mereka masih bisa mengatasi. Itu pun dengan bantuan personel TNI dan Polri yang ada di wilayahnya. "Kami pikir tidak ada persoalan," katanya.
Namun begitu, masalah sesungguhnya muncul setelah fase itu usai.
"Kami butuh kejelasan dari pusat," pinta Tagore, menyoroti soal rehabilitasi dan rekonstruksi kerusakan parah yang ditinggalkan banjir. Ia juga meminta agar ada perwakilan kementerian atau lembaga yang ditugaskan sebagai PIC di daerah. Menurutnya, hal ini akan memudahkan koordinasi dan membuat penanganan ke depan lebih fokus.
Di sisi lain, kondisi di lapangan masih jauh dari pulih. Listrik, misalnya. Tagore mengungkapkan bahwa lima kecamatan masih gelap gulita. "Masih padam," ucapnya. Untuk sementara, mereka mengandalkan 61 genset dari BNPB yang sudah disebar ke desa-desa.
Nasib serupa menimpa jaringan komunikasi.
Meski di ibu kota kabupaten sudah normal, beberapa kecamatan lain masih mengandalkan bantuan Starlink untuk telepon dan internet. Situasi ini, meski darurat, menggambarkan betapa besarnya tantangan yang harus dihadapi Bener Meriah dalam beberapa pekan ke depan.
Artikel Terkait
BI Solo Buka Penukaran Uang Baru untuk Ramadan 2026, Wajib Pesan via Aplikasi
Calvin Verdonk Jadi Pemain Indonesia Pertama yang Tampil di Ligue 1 Prancis
Ongkos Politik Pilkada Membengkak, Ancam Kualitas Demokrasi
Menteri Keuangan Klaim Kebijakan Fiskal-Moneter Redam Demonstrasi