Ini bukan kasus pertama, sayangnya. Sebelumnya, selebgram dj_donny juga merasakan teror serupa. Pola serangannya terlihat terkoordinasi, seolah ada upaya sistematis untuk membungkam suara-suara kritis lewat intimidasi. Situasi seperti ini jelas mengancam kebebasan berekspresi dan rasa aman kita di dunia digital.
Di akhir pernyataannya, Sherlyannavita berharap praktik semacam ini segera dihentikan. Alasannya, karena hal itu "merugikan kita semua sebagai sebuah bangsa." Kasus ini lagi-lagi menjadi alarm yang mendesak: penegakan hukum siber dan etika bermedia sosial tak bisa ditunda lagi.
Gambar terkait: Sebuah tangkapan layar yang menunjukkan deretan komentar kasar dan ancaman di media sosial.
Artikel Terkait
Irak Akhiri Puasa 40 Tahun, Lolos ke Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Bolivia
KPK Dalami Pembelian Rumah Tersangka Bupati Bekasi Nonaktif
Italia Gagal ke Piala Dunia 2026 Usai Ditaklukkan Bosnia Lewat Adu Penalti
Turki Pastikan Tiket ke Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Kosovo