Masih ingat dengan isu stunting? Gangguan tumbuh kembang pada anak ini ternyata belum juga beranjak dari tanah air. Data dari UNICEF cukup mencengangkan: satu dari tiga balita di Indonesia mengalaminya. Situasi yang, jujur saja, memprihatinkan.
Padahal, hak dasar setiap anak adalah memperoleh gizi yang layak dan seimbang. Ini bukan cuma soal tinggi badan, lho. Nutrisi yang tepat punya pengaruh besar pada perkembangan otak, kesehatan di kemudian hari, bahkan menentukan kualitas hidup mereka saat dewasa nanti.
Pemerintah sebenarnya sudah bergerak. Beragam program intervensi gizi digulirkan, termasuk salah satunya memperketat Standar Operasional Prosedur untuk Makan Bergizi Gratis (MBG). Harapannya jelas: standar gizi bisa terpenuhi untuk setiap anak yang menerima manfaat program ini.
Dengan begitu, masalah stunting diharapkan bisa ditekan. Ujung-ujungnya, tujuan besarnya adalah menciptakan sumber daya manusia Indonesia yang lebih berkualitas dan sehat.
Tapi, di lapangan, persoalannya sering kali tidak sesederhana itu. Pertanyaan besarnya: apakah semua pihak yang terlibat dalam rantai pasok MBG ini benar-benar siap dengan standar yang lebih ketat tersebut? Mulai dari perencana, penyedia, hingga pelaksana di garis depan.
Nah, kalau penasaran ingin menggali lebih dalam, jawabannya bisa kamu temukan di podcast-Lab edisi kali ini. Kami ngobrol seru dengan Tim Pakar BGN Pangan Nasional, Ikeu Tanziha.
“Kami akan mengupas tuntas seluk-beluk MBG,” ujarnya.
Pembahasannya lengkap, mulai dari isu-isu yang beredar, SOP yang diperbarui, bagaimana proses pelaksanaannya di lapangan, sampai tantangan riil dan dampaknya bagi pemenuhan gizi anak Indonesia.
Yuk, langsung saja simak obrolannya di video berikut ini!
Artikel Terkait
Unhas Gelar Dialog PSM, Bahas Peran Klub sebagai Warisan Budaya dan Strategi Ekosistem Sepak Bola
Anggota DPR Imbau Beri Kesempatan Adies Kadir Buktikan Kinerja di MK
Ketua Komisi III DPR Desak Penanganan Adil Kasus Pembunuhan Ayah di Pariaman
Akses Jalan Utama di Aceh Pulih Bertahap Pasca Bencana 2025