Di tengah suasana khidmat persiapan pelantikan, dering telepon darurat memecah konsentrasi. Itulah yang dialami petugas Damkar Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu lalu. Alih-alih berdiri rapi menerima pengangkatan sebagai PPPK, mereka justru berlarian menuju truk pemadam, dengan seragam Korpri masih melekat di badan. Sebuah swalayan dilaporkan terbakar.
Video aksi mereka langsung viral. Terlihat jelas, di balik asap dan kobaran api, seragam putih-abu-abu itu basah kuyup oleh air dan keringat. Padahal, momen pelantikan itu sudah dinanti bertahun-tahun. Tapi panggilan tugas tak bisa ditunda.
Muhammad Badru, salah satu petugas yang ada di lokasi, bercerita. Saat itu semua anggota tengah briefing dari kantor, bersiap untuk acara besar tersebut.
"Tiba-tiba ada panggilan darurat. Kami minta izin pimpinan, lalu langsung meluncur dengan tiga armada," ujar Badru.
Dia mengakui, keputusan itu diambil dalam sekejap. Tanpa ada waktu untuk ganti baju atau berpikir panjang.
"Semua anggota masih pakai baju Korpri. Ya, tanpa pikir apa-apa kami bawa peralatan seadanya. Karena itu tugas kita," katanya lagi, lugas.
Akibatnya, bisa ditebak. Mereka semua tak sempat menyaksikan, apalagi mengikuti, prosesi pelantikan yang bersejarah bagi karier mereka itu. Tapi rupanya, pengorbanan itu tidak sia-sia.
Menurut sejumlah saksi, para petugas itu bergegas begitu laporan masuk. Koordinasi berlangsung cepat. Di lokasi kejadian, pikiran tentang pelantikan pun lenyap, tergantikan oleh kekhawatiran api akan merembet dan menimbulkan korban. Nyawa lebih penting dari segalanya.
Di sisi lain, respons masyarakat justru sangat hangat. Aksi heroik itu banjir pujian di media sosial. Banyak warganet yang salut dengan dedikasi mereka yang mengutamakan keselamatan orang lain.
Atasan langsung mereka, Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Lebak Yadi Bashari, juga tak kalah bangga. Dia melihat tindakan spontan anak buahnya itu sebagai cermin jiwa pengabdian yang sesungguhnya.
"Meski tidak mengikuti pelantikan paruh waktu, hak mereka tetap kami berikan," tegas Yadi.
Kabarnya, Surat Keputusan (SK) pengangkatan PPPK untuk para petugas itu akhirnya diserahkan langsung oleh Bupati Lebak. Sebuah akhir yang manis untuk sebuah aksi yang lahir dari hati. Mereka mungkin melewatkan seremoni, tetapi justru mendapatkan apresiasi yang lebih nyata: rasa hormat dari banyak orang.
Artikel Terkait
Jemaah Umrah Asal Makassar Meninggal di Bandara Jeddah Usai Penundaan Penerbangan
Bentrokan Sawit di Rokan Hulu Tewaskan Satu Orang, Lima Ditahan Dua Buron
Studi Buktikan AI Tingkatkan Akurasi Diagnosis Dokter di Rwanda dan Pakistan
Harga Cabai Rawit di Maros Tembus Rp55 Ribu per Kg Jelang Ramadan