Di sisi lain, operasi pencarian korban hilang sama sekali belum berhenti. Muhari menegaskan bahwa tim Basarnas masih bekerja tanpa henti di sejumlah kabupaten dan kota di ketiga provinsi tersebut. Upaya itu difokuskan pada lokasi-lokasi yang masih tercatat ada warganya yang belum ditemukan.
Bencana ini jelas meninggalkan luka yang dalam. Selain korban jiwa dan hilang, gelombang pengungsian masih terjadi. Data terbaru menunjukkan tidak kurang dari 457.255 orang masih harus tinggal di tempat pengungsian. Kondisi mereka, tentu saja, menjadi perhatian utama dalam tahap penanganan pasca-bencana yang kini berjalan.
Sebelumnya, rencananya Wakapolri akan turun langsung ke lokasi untuk meninjau proses penanggulangan. Sementara itu, dari sisi pemerintah, Mendagri mendesak agar pembangunan hunian tetap bagi para pengungsi bisa dipercepat. Langkah ini diharapkan bisa sedikit meringankan beban mereka yang kehilangan tempat tinggal.
Artikel Terkait
Longsor Rusak Parah Jalan di Barru, Warga dan Akademisi Desak Perbaikan Segera
Veda Ega Pratama Lolos Langsung ke Q2 Moto3 GP Amerika
Vinicius dan Camavinga Santai Berbincang Usai Prancis Kalahkan Brasil
Macet Parah Landa Tanjung Bunga Imbas Pensi Smansa 2026 yang Dihadiri Ribuan Penonton