Ratusan Gelondong Petasan Diamankan Polisi di Parung Panjang Jelang Tahun Baru

- Sabtu, 27 Desember 2025 | 03:45 WIB
Ratusan Gelondong Petasan Diamankan Polisi di Parung Panjang Jelang Tahun Baru

BOGOR – Menjelang malam tahun baru 2026, suasana di sekitar Pasar dan Stasiun Parung Panjang, Kabupaten Bogor, tampak berbeda. Polisi dari Polsek setempat bergerak cepat. Mereka bukan sekadar patroli, tapi melakukan razia ketat terhadap peredaran petasan. Tujuannya jelas: mencegah hal-hal yang tidak diinginkan sebelum perayaan dimulai.

Razia digelar Jumat siang lalu. Petugas menyisir lapak-lapak pedagang kaki lima dan kios kembang api di kawasan itu. Mereka memeriksa satu per satu barang dagangan, memisahkan mana kembang api biasa dan mana petasan berdaya ledak tinggi yang jelas-jelas dilarang. Hasilnya? Tidak tanggung-tanggung, ratusan gelondong petasan berhasil diamankan dari peredaran.

“Sedikitnya lebih dari dua ratus gelondong kami sita,” ujar seorang petugas di lokasi. Selain penyitaan, polisi juga mendata para pedagang dan memberikan imbauan keras. Tegasnya peringatan itu menunjukkan betapa seriusnya ancaman yang bisa ditimbulkan oleh barang-barang tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Parung Panjang, Ipda Angga Pratama, langsung menegaskan posisinya.

"Petasan yang memiliki daya ledak dilarang beredar dan digunakan. Kami mengamankan barang bukti ini untuk mengantisipasi keamanan dan keselamatan warga menjelang perayaan ganti tahun," tegasnya.

Nada suaranya terdengar serius, mencerminkan kekhawatiran akan keselamatan publik. Menurutnya, larangan ini mutlak demi menjaga ketertiban umum.

Di sisi lain, operasi ini tidak berhenti sampai di sini. Polisi berencana menggencarkan razia serupa setiap hari, menuju puncak perayaan malam tahun baru. Langkah pre-emptif ini dianggap penting untuk meminimalisir risiko. Mereka tak ingin ada insiden luka bakar atau kebakaran yang merusak suasana sukacita.

Pada akhirnya, imbauan pun disampaikan kepada masyarakat luas. Rayakanlah malam pergantian tahun dengan cara yang positif dan aman. Tanpa perlu memakai petasan yang berisiko. Suasana khidmat dan selamat, tentu jauh lebih berharga daripada dentuman sesaat yang berpotensi membawa petaka.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar