Menurutnya, perbedaan suku, agama, atau latar belakang sama sekali tidak boleh jadi penghalang. Justru sebaliknya, kemajemukan itu harus menjadi energi untuk bergotong royong.
Di akhir pesannya, Prabowo menyelipkan doa dan harapan. Ia berharap suasana damai, kasih, dan pengharapan dari Natal bisa dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia, tanpa terkecuali.
“Semoga saudara-saudara kita diberi lindungan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa, serta diringankan penderitaan mereka,” jelas Prabowo.
Pesan itu ia tutup dengan doa agar perlindungan Tuhan selalu menyertai bangsa Indonesia. Sebuah penutup yang sederhana, tapi terasa relevan di tengah dinamika yang ada.
Artikel Terkait
Elkan Baggott dan Timnas Indonesia Siap Tampil Beda di Era Baru John Herdman
PSM Makassar Gelar Latihan Perdana Usai Libur, Lima Pemain dan Pelatih Trucha Absen
Brigjen TNI (Mar) Briand Iwan Prang Diangkat sebagai Dosen Tetap Universitas Pertahanan
Program Makan Bergizi Gratis Diwarnai Ribuan Pelanggaran, 1.030 Dapur Ditangguhkan