Dan inilah yang menarik. Ketika kita melayani dengan hati, efeknya justru kembali ke kita. Ada rasa bahagia dan kepuasan batin yang sulit dijelaskan. Hidup terasa lebih punya tujuan. Di sisi lain, secara spiritual, amalan ini juga mendekatkan kita kepada Allah SWT, karena kita menjalankan apa yang Dia anjurkan.
Dampaknya dalam lingkup masyarakat pun nggak main-main. Bayangkan jika semangat ini menular. Lingkungan jadi lebih harmonis, penuh empati, dan tentram. Pada akhirnya, melayani memang bisa jadi kunci untuk membangun dunia yang lebih damai.
Jadi, yuk, kita coba jadikan spirit melayani sebagai bagian dari keseharian. Lakukan dengan ikhlas, tanpa beban. Lakukan saja. Karena perubahan besar seringkali dimulai dari langkah-langkah kecil yang kita ambil hari ini.
Imam Nur Suharno, Pembina Korps Mubaligh Husnul Khotimah Kuningan Jawa Barat.
Artikel Terkait
Macet Parah Landa Tanjung Bunga Imbas Pensi Smansa 2026 yang Dihadiri Ribuan Penonton
Timnas Indonesia Hancurkan Saint Kitts dan Nevis 4-0, Lolos ke Final FIFA Series 2026
Gubernur Sulsel Bahas Kerja Sama Pendidikan dan Investasi dengan Pejabat AS
Menteri Keuangan Setuju Efisiensi Program Makan Bergizi, Kualitas Dijamin Tak Turun