Baginya, unggahan semacam itu justru berisiko membentuk karakter negatif. "Kami takutnya, itu malah membentuk jiwa tidak bersyukur dari anak-anak," ujarnya lagi.
Solusinya sederhana, menurut Ikeu. Laporkan saja langsung ke guru di sekolah. Masalah bisa ditangani cepat tanpa perlu ricuh di dunia maya.
"Misal ketemu belatung. Ya bilang ke gurunya. Nanti kan diganti dengan makanan lain. Beres. Kalau cuma satu porsi yang bermasalah, ya buat apa diposting sampai ke mana-mana?" katanya menegaskan.
PANTESAN MBG GAK KENAL LIBUR
PANTESAN SISWA DILARANG POSTING DI MEDSOS
DEWAN PAKARNYA PUNYA DAPUR NGEBUL MBG
Artikel Terkait
Gubernur Sulsel Bahas Kerja Sama Pendidikan dan Investasi dengan Pejabat AS
Menteri Keuangan Setuju Efisiensi Program Makan Bergizi, Kualitas Dijamin Tak Turun
Menteri Keuangan Soroti Vendor Lelet dan Kerumitan Bermuatan Bisnis di Sistem Coretax
Kuasa Hukum Laporkan Pimpinan KPK ke Dewas Soal Tahanan Rumah Yaqut