Di sisi lain, coba lihat pola sebaliknya. Ijazah yang bermasalah atau bahkan palsu biasanya akan disembunyikan. Dijauhkan dari pengawasan, seolah-olah ada yang ditutupi. Kalau pun akhirnya diperlihatkan, biasanya karena terpaksa. Caranya setengah hati, dan waktunya cuma sebentar. Bisa berjam-jam menunggu, eh cuma boleh lihat sekilas.
Nah, silakan nilai sendiri. Pola mana yang lebih cocok dengan kasus ini?
Seperti yang diungkapkan Dokter Tifa melalui cuitannya:
Poinnya jelas. Transparansi selalu jadi penanda keaslian. Ketika itu absen, tanda tanya besar pun mengemuka.
Artikel Terkait
Arsenal Tersungkur di Kandang Sendiri, Bournemouth Menang 2-1
Ayah di Cianjur Ditahan Diduga Cabuli Anak Kandung Usia 10 Tahun
Presiden Prabowo Mundur dari Ketua Umum IPSI di Munas ke-16
Mentan Proyeksikan Stok Beras Nasional Tembus 5 Juta Ton, Dorong Hilirisasi Inovasi Kampus