Di ruang taklimat media yang ramai di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta Pusat, Senin lalu, Mendikdasmen Abdul Mu’ti memberikan penjelasan penting tentang Tes Kemampuan Akademik (TKA). Intinya? Tes ini sama sekali bukan penentu kelulusan siswa. Poin itu ditegaskannya berulang kali.
“TKA ini tidak menjadi penentu kelulusan,” katanya dengan lugas. “Sesuai aturan, kelulusan ditetapkan masing-masing satuan pendidikan berdasarkan tes yang mereka selenggarakan sendiri.”
Jadi, untuk apa sebenarnya TKA itu? Menurut Mu’ti, perannya justru terletak pada kebijakan-kebijakan strategis di tingkat yang lebih tinggi. Salah satu yang utama adalah untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, khususnya lewat jalur non-tes.
“TKA ini menjadi penentu dalam beberapa kebijakan, termasuk kebijakan untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi, terutama jalur non-tes,” ujar dia.
Di sisi lain, sudah ada sejumlah perguruan tinggi yang menjalin kerja sama dengan kementerian. Kolaborasi ini difasilitasi melalui Forum Rektor dan Majelis Rektor Perguruan Tinggi. Tujuannya jelas: menyempurnakan sistem TKA ke depannya.
Artikel Terkait
PSBM XXVI Fokus Angkat Kopi Sulsel ke Pasar Global
Ambulans Kosong Ditegur Polisi karena Nyalakan Sirene Saat Macet Arus Balik
Harga Emas Pegadaian Turun Lagi, Galeri24 dan UBS Anjlok
Puncak Arus Balik, Pelabuhan Merak Dipadati Ribuan Kendaraan