San Francisco digelapkan. Sabtu kemarin, tanggal 20 Desember 2025, kota itu disergap pemadaman listrik besar-besaran. Akibatnya, sekitar 130.000 rumah dan bisnis tiba-tiba kehilangan daya. Suasana kacau, terutama di persimpangan-persimpangan jalan.
Bayangkan saja. Di salah satu sudut kota, sejumlah mobil terpaksa menunggu dengan sabar atau mungkin tidak sabar di persimpangan yang lampu lintasnya mati total. Mereka bergerak pelan, mengandalkan kesopanan pengemudi lain. Situasinya benar-benar tidak terduga.
Menurut laporan AP News, wilayah utara kota adalah yang paling parah terdampak. Daerah itu nyaris gelap gulita, diterangi hanya oleh lampu-lampu darurat dan sorot ponsel warga.
Lalu, apa penyebabnya? Ternyata, sumber masalahnya berasal dari sebuah kebakaran. Api dilaporkan berkobar di dalam gardu induk milik Pacific Gas and Electric Co, atau PG&E, yang terletak di kawasan Jalan 8th dan Mission. Kebakaran inilah yang diduga memicu sebagian dari pemadaman masif ini.
Sayangnya, kabar baik belum juga datang dari pihak perusahaan. PG&E sendiri mengaku belum bisa memastikan kapan listrik akan kembali menyala. Pernyataan itu tentu menambah kecemasan warga yang masih bertahan dalam kegelapan.
"Kami belum dapat memberikan perkiraan waktu pemulihan yang pasti," ujar juru bicara PG&E.
Singkatnya, kota yang biasanya gemerlap itu harus merasakan malam yang panjang dan gelap. Warga hanya bisa berharap keadaan cepat normal kembali.
Artikel Terkait
Satgas Cartenz 2026 Amankan Senjata Rakitan di Rumah Kosong Yahukimo
Manchester United Hadapi Ujian Mental di London Stadium Lawan West Ham
Mentan: Kolaborasi dengan Polri Kunci Ketahanan Pangan Nasional
IHSG Menguat 1,24% ke 8.131, Analis Soroti Peluang dan Kewaspadaan