Ramalan Wanda Hamidah di Pilpres 2014: Dulu Ditertawakan, Kini Makin Nyata

- Minggu, 21 Desember 2025 | 12:40 WIB
Ramalan Wanda Hamidah di Pilpres 2014: Dulu Ditertawakan, Kini Makin Nyata

Nah, kalau kritik sudah dianggap makar, kalau beda pandangan langsung dicurigai, dan kekuasaan lebih sibuk membungkam daripada memberi penjelasan, maka pertanyaannya cuma satu:

Ini masih negara demokrasi, atau cuma demokrasi di atas kertas belaka?

Mungkin pertanyaannya harus kita balik. Jangan tanya "ke mana Wanda Hamidah sekarang?". Tanyakan saja, kenapa ramalannya justru terasa makin nyata hari demi hari?

Sejarah, rupanya, tak pernah benar-benar pergi. Ia cuma menunggu. Menunggu saat rakyat lengah, dan kekuasaan merasa tak perlu lagi mendengar.

(Eben Eizer Ritonga)

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar