Latihan Bersama di Laut Jawa: Bakamla RI dan Penjaga Pantai India Pererat Kerja Sama
Di perairan timur Pulau Damar, Laut Jawa, dua kapal patroli melintasi ombak dengan gesit. Mereka adalah KN. Pulau Dana-323 milik Bakamla RI dan ICGS Vigraha 39 dari Indian Coast Guard. Pada Jumat (5/12/2025) itu, kedua negara kembali menggelar Passing Exercise atau PASSEX, sebuah latihan rutin yang justru menegaskan hubungan yang tak rutin-rutin amat. Latihan ini sekaligus mengakhiri kunjungan kapal India yang sudah berlabuh di Indonesia selama beberapa hari.
Semuanya berjalan mulus. Letkol Bakamla Umar Dhani, Komandan KN. Pulau Dana-323, yang memimpin latihan, terlihat puas.
"Seluruh rangkaian PASSEX terlaksana dengan lancar dan aman," katanya.
Menurutnya, kegiatan semacam ini adalah bukti nyata betapa solidnya hubungan operasional antara kedua lembaga penjaga pantai itu. Kerja sama di lapangan, jelas, jauh lebih berbicara daripada sekadar kata-kata di atas kertas.
Nah, latihan yang berlangsung beberapa jam itu cukup padat. Mereka bukan cuma sekadar berlayar berdampingan. Ada sejumlah simulasi penting yang diuji, mulai dari manuver kapal oleh perwira jaga, latihan mencegah penyelundupan narkoba, hingga prosedur pemeriksaan kapal. Mereka juga mendemonstrasikan teknik pencarian dan pertolongan, tak lupa simulasi memadamkan kebakaran di kapal. Puncaknya, ada ritual laut klasik: lintas hormat antar kapal.
Intinya, semua dirancang agar kedua awak kapal bisa saling memahami prosedur dan meningkatkan kesiapan. Laut itu dinamis, ancamannya juga beragam. Interoperabilitas dan profesionalisme jadi kunci utama.
Sebelum latihan dimulai, di hari yang sama, Bakamla RI sudah melepas kepergian ICGS Vigraha. Prosesi sederhana digelar di Dermaga IKT TPT 4, Tanjung Priok, dipimpin langsung oleh Kasubdit Renevalops, Kolonel Bakamla Bella Nusa Bahari. Kapal India itu telah lima hari berlabuh, menjalani serangkaian agenda yang cukup intens.
Kunjungan dari tanggal 2 hingga 5 Desember itu memang penuh acara. Delegasi Indian Coast Guard sempat melakukan kunjungan kehormatan ke Markas Besar Bakamla. Mereka juga membahas langkah konkret setelah perpanjangan Memorandum Kesepahaman kerja sama maritim pada Januari 2025 lalu. Bahkan, ada jamuan makan malam resmi yang dihadiri oleh Sekretaris Utama Bakamla RI, Laksda TNI Dr. Samuel H. Kowaas.
Dengan demikian, PASSEX hari Jumat itu bukan sekadar latihan biasa. Ia berfungsi sebagai penutup yang sangat solid untuk seluruh interaksi bilateral sepanjang tahun 2025 ini. Apa yang dibangun baik melalui diplomasi maupun latihan operasional menunjukkan komitmen bersama. Tujuannya satu: menjaga stabilitas dan keamanan di perairan kawasan Indo-Pasifik yang semakin strategis ini.
Artikel Terkait
Polda Papua Bongkar Praktik Ilegal BBM Subsidi di Merauke, Negara Rugi Hingga Rp197 Juta
Kuasa Hukum Jusuf Kalla Sebut Ada Gerakan Terpola di Balik Pemotongan Video Ceramah Mati Syahid
IHSG Terus Terkoreksi ke 7.072, Sinyal Rebound Jangka Pendek Mulai Terlihat
KPK Endus Oknum Klaim Bisa Atur Perkara di Kasus Korupsi Bea Cukai