Di Gedung Graha Aviasi Bandara Sultan Syarif Kasim II, Selasa lalu, Pemerintah Kota Pekanbaru tak segan mengucapkan terima kasih. Apresiasi itu ditujukan kepada PT Angkasa Pura II, yang lewat program CSR-nya menyalurkan bantuan khusus untuk 150 balita. Mereka adalah anak-anak penderita stunting atau yang berisiko mengalaminya, berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi paling memprihatinkan di 15 kecamatan.
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, tampak hadir dalam kesempatan itu. Ia menyampaikan rasa syukurnya.
Sebenarnya, data balita stunting sudah lama dimiliki pemko. Selama ini, intervensi berupa bantuan gizi pun telah berjalan. Namun begitu, kehadiran dukungan dari pihak swasta seperti Angkasa Pura II dinilai bisa memperkuat langkah yang sudah ada. Bantuan tambahan ini diharapkan bisa menjangkau lebih banyak anak yang membutuhkan.
Markarius kemudian menjelaskan lebih rinci. Kriteria penerima bantuan sengaja dipilih dari keluarga dengan kondisi paling sulit. Tujuannya jelas: memberikan tambahan asupan gizi yang mungkin tak terjangkau oleh mereka.
Artikel Terkait
Tragis di Perlintasan Sinaksak, Pelajar SMK Tewas Tertabrak Kereta
Ketika Negara Mengintip Kamar Tidur: Dilema KUHP Baru dan Perkawinan yang Dipidanakan
Dominasi NVIDIA di Pasar AI Tiongkok Diprediksi Rontok ke 8% pada 2026
Demokrasi di Balik Layar: Ketika Oligarki Mengatur Panggung Politik Indonesia