MEDAN - Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, tak menunggu lama. Begitu laporan banjir bandang dan longsor berdatangan dari sejumlah wilayah, bantuan logistik segera dikirimkan. Ini terjadi Selasa lalu, menarget daerah-daerah yang porak-poranda seperti Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Sibolga, dan Mandailing Natal. Tujuannya jelas: percepat penanganan di lapangan. Tak hanya itu, rencana peninjauan langsung juga sedang disiapkan oleh Pemprov Sumut.
Bantuan yang digelontorkan termasuk barang-barang pokok. Ada satu ton minyak goreng, lima ratus kilogram gula, serta lima ratus kotak teh celup. Selain itu, ada 20 ribu bungkus mi instan dan seribu kaleng ikan sarden yang ikut dikirim. Semua paket darurat itu dialirkan ke empat kabupaten dan kota yang terdampak bencana.
Bobby sendiri mengaku sudah mendapat informasi langsung dari lapangan.
"Sudah (mendapat informasi), di Tapsel, tadi di Tapanuli Tengah, dan dilaporkan Pak Bupati nelpon secara langsung, di Tapteng ada korban jiwa, tadi saya sampaikan tolong dimonitor terus kondisinya, utamakan keselamatan masyarakat, mungkin beberapa hari ke depan saya bisa melihat ke sana langsung," ujarnya usai menghadiri acara penanaman cabai di Batubara.
Di sisi lain, koordinasi antar pihak terkait terus digenjot. Menurut Bobby, kunjungan lapangan memang penting untuk memastikan bantuan sampai ke tangan yang tepat.
Artikel Terkait
Peneliti IPB Kembangkan Pakan Probiotik Antikoksi untuk Dongkrak Produktivitas Ayam
Motor Terbakar di Tengah Perempatan Maros, Keluarga Selamat
Iran Ajukan Prasyarat Keras Jelang Pembicaraan dengan AS di Islamabad
Bank Dunia: Ekspor Komoditas dan Subsidi BBM Jadi Bantalan Ekonomi Indonesia