BRI Insurance dan PNM Tanam 7.000 Bibit Mangrove di Pesisir Makassar

- Selasa, 26 Mei 2026 | 23:30 WIB
BRI Insurance dan PNM Tanam 7.000 Bibit Mangrove di Pesisir Makassar

Sebanyak 7.000 bibit pohon mangrove ditanam di kawasan pesisir Kelurahan Untia, Kota Makassar, dalam sebuah program tanggung jawab sosial dan lingkungan yang digagas oleh PT BRI Asuransi Indonesia bersama PT Permodalan Nasional Madani. Kegiatan bertajuk “Green Impact” ini menjadi wujud kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat ekosistem pesisir yang memiliki peran vital dalam menjaga keseimbangan alam, mengurangi risiko abrasi, serta menyerap emisi karbon.

Rangkaian acara diawali dengan sambutan dari sejumlah pihak, dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara serah terima bantuan bibit mangrove kepada Pemerintah Kelurahan Untia. Secara simbolis, bibit diserahkan kepada perwakilan masyarakat, disusul pemberian sertifikat penghargaan dari Pembina Yayasan Butta Porea Indonesia, Fadli Padi, kepada PNM dan BRI Insurance. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Branch Manager BRI Insurance Cabang Makassar Asniar Asnawi, Wakil Pemimpin Cabang PNM Cabang Makassar Sugiarto, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar Helmy Budiman, serta tokoh masyarakat Kelurahan Untia, Djamrud Damayanti.

Asniar Asnawi menyatakan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan inisiatif yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi lingkungan dan masyarakat.

“Melalui program penanaman mangrove ini, BRI Insurance ingin menghadirkan kontribusi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir sekaligus mendukung kehidupan masyarakat Makassar dan sekitarnya. Kami percaya bahwa kolaborasi yang baik antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat menjadi langkah penting dalam menciptakan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan,” ujar Asniar.

Sementara itu, melalui konfirmasi secara daring, CEO BRI Insurance Budi Legowo menekankan bahwa keberlanjutan bukan sekadar tentang pertumbuhan bisnis. Menurutnya, keseimbangan antara ekspansi usaha dan kelestarian lingkungan menjadi prioritas yang tidak dapat ditawar.

Di sisi lain, Sugiarto menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni. Ia menyebut mangrove yang ditanam merupakan tameng alami pesisir yang mampu menahan abrasi, menjaga habitat biota laut, menyerap karbon, dan menjadi warisan ekologi bagi generasi mendatang.

“Ini adalah wujud nyata komitmen PNM untuk tumbuh, peduli, dan menginspirasi. Bagi PNM, pemberdayaan tidak hanya soal ekonomi, tapi juga ekologi,” kata Sugiarto.

Apresiasi juga disampaikan oleh Fadli Padi. Ia menilai kolaborasi antara BRI Insurance dan PNM memiliki nilai strategis, tidak hanya dalam menjaga lingkungan dan mengurangi dampak abrasi, tetapi juga sebagai investasi sosial dan keberlanjutan bagi generasi mendatang.

“Semoga kolaborasi seperti ini terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pesisir di Makassar,” ujar Fadli.

Helmy Budiman, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, turut menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, keterlibatan sektor swasta dalam pelestarian lingkungan pesisir sangat diperlukan untuk memperkuat program pemerintah daerah. Dalam kesempatan yang sama, Yayasan Butta Porea Indonesia juga menggelar sesi edukasi mengenai jenis dan manfaat mangrove sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ekosistem pesisir.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags