Departemen Elon Musk Bubar Dini, Kontroversi Transparansi dan PHK Massal Terkuak

- Senin, 24 November 2025 | 16:30 WIB
Departemen Elon Musk Bubar Dini, Kontroversi Transparansi dan PHK Massal Terkuak
Pembubaran DOGE

Kontraknya masih tersisa delapan bulan, tapi Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE) ternyata sudah bubar. Konfirmasi ini datang dari Scott Kupor di kantor manajemen personalia (OPM), yang menyampaikannya kepada Reuters.

Ditanya soal status DOGE, jawaban Kupor yang dikutip The Guardian pada Senin (24/11) singkat saja.

"DOGE tidak ada,"

Dia menambahkan bahwa DOGE bukan lagi sebuah entitas terpusat. Pernyataan ini seperti mengiyakan desas-desus yang sudah berembus lama bahwa departemen bentukan Presiden AS Donald Trump dan sempat dipimpin miliarder Elon Musk itu akan segera ditutup. Padahal, misinya waktu didirikan cukup ambisius: memimpin reformasi struktural besar-besaran hingga 24 Juli 2026.

Elon Musk sendiri, di bulan Februari lalu, bersikukuh dengan klaim transparansi.

"Kami sebenarnya berusaha setransparan mungkin,"

Namun begitu, pernyataan itu agak sulit diterima. Pasalnya, staf DOGE kerap menolak mengidentifikasi diri, memangkas anggaran tanpa koordinasi dengan lembaga lain, dan jarang sekali mempertanggungjawabkan kerja mereka kepada publik.

Elon bersikeras,

"Saya tidak tahu ada kasus di mana sebuah organisasi lebih transparan dibandingkan DOGE."

Tanda-tanda keanehan mulai terlihat sejak awal musim panas. Juni lalu, Politico melaporkan para staf sedang membereskan barang-barang dan perlengkapan tidur di kantor pusat tempat mereka menginap sejak Februari sambil mencari tempat tinggal baru.

Gelombang pemutusan hubungan kerja juga sudah terjadi. DOGE memecat lebih dari 200 ribu pegawai federal pada Mei, dengan sekitar 75 ribu di antaranya menerima pesangon. Klaim penghematan miliaran dolar digaungkan, tapi para ahli angkat tangan. Tanpa laporan akuntansi yang terbuka, mustahil membuktikan angka itu.

Seorang mantan pejabat DOGE mengungkapkan skeptisimenya pada Politico.

"Jika saat ini ada seseorang dari DOGE atau mewakili diri mereka dari DOGE, meminta saya melakukan sesuatu, saya tidak akan melakukannya begitu saja."

Pihak pemerintahan Trump sendiri masih tutup mulut soal pembubaran ini. Yang jelas, OPM kini mengambil alih banyak tugas DOGE.

Banyak wajah-wajah kunci DOGE sudah berpencarian. Amy Gleason, misalnya, kini menjadi penasihat Menteri Kesehatan Robert F. Kennedy. Zachary Terrell menduduki pos kepala teknologi di Kementerian Kesehatan, sementara Rachel Riley memimpin Kantor Riset Angkatan Laut.

Tapi yang paling mencolot mungkin Joe Gebbia. Salah satu pendiri Airbnb ini yang dulu ditugaskan Trump untuk merombak tampilan situs pemerintah resmi hengkang.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar