Yonif 501 Kostrad Gelar Latihan Kogab Besar-besaran di Babel

- Rabu, 19 November 2025 | 17:50 WIB
Yonif 501 Kostrad Gelar Latihan Kogab Besar-besaran di Babel
Yonif 501 Kostrad Perkuat Latihan Terintegrasi di Babel

Yonif 501 Kostrad Perkuat Latihan Terintegrasi TNI di Bangka Belitung

Sebanyak ratusan personel Batalyon Infanteri 501 Kostrad mendarat di Bandara Depati Amir, Bangka Belitung, untuk menggelar Latihan Komando Gabungan (Kogab) TNI guna meningkatkan respons pertahanan di wilayah strategis nasional.

Kedatangan pasukan menggunakan pesawat angkut berat C-130 Hercules ini menandai dimulainya fase penting dalam latihan terpadu berskala besar yang melibatkan seluruh komponen matra TNI darat, laut, dan udara. Latihan ini dirancang untuk mengasah kemampuan tempur dalam skenario pertempuran modern yang mengutamakan kecepatan, akurasi, dan interoperabilitas.

"Latihan penerjunan lintas udara (linud) menjadi tahap awal yang akan langsung dilaksanakan, diikuti dengan manuver serangan, serbuan, dan taktik pertahanan posisi. Setiap fase latihan dirancang mensimulasikan kondisi operasi nyata di medan pertempuran," jelas sumber militer yang terlibat dalam perencanaan latihan.

Keikutsertaan Yonif 501 tidak hanya memperkuat proyeksi kekuatan TNI, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pengamanan pulau-pulau penghasil timah. Latihan ini sekaligus mengimplementasikan kebijakan ketat pemerintah dalam mengamankan Bangka Belitung dari aktivitas ilegal, termasuk pertambangan timah tanpa izin yang kerap menimbulkan kerugian negara.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebelumnya telah menekankan pentingnya pengendalian wilayah secara penuh di kawasan tersebut. Instruksi presiden mencakup langkah-langkah pemblokiran dan pemantauan menyeluruh guna memastikan stabilitas keamanan dan kelancaran aktivitas ekonomi strategis.

Latihan Kogab TNI ini juga menjadi ajang evaluasi kesiapan alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan peningkatan profesionalisme prajurit dari berbagai angkatan. Dengan demikian, TNI diharapkan mampu menghadapi setiap bentuk ancaman multidimensi yang berpotensi mengganggu kedaulatan dan keutuhan NKRI.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar