Delegasi Rusia dan Turki Tiba di Quneitra: Tanda Pergeseran Strategi Suriah?
Sebuah delegasi yang terdiri dari perwakilan Rusia dan Turki dilaporkan telah tiba di Provinsi Quneitra, Suriah. Kedatangan mereka ini merupakan respons atas undangan resmi dari Pemerintah Suriah. Quneitra sendiri merupakan wilayah yang sering menjadi lokasi pelanggaran oleh pasukan Israel.
Laporan dari lapangan mengindikasikan bahwa pihak Rusia sedang melakukan serangkaian survei intensif. Tujuan utama dari aktivitas ini diduga kuat untuk mengidentifikasi dan menentukan lokasi-lokasi potensial yang strategis untuk mendirikan pos pemantauan militer baru di kawasan tersebut.
Meskipun kehadiran militer Rusia di Quneitra, jika benar terwujud, mungkin belum memiliki dampak langsung yang masif, hal ini menandai sebuah perubahan penting. Pemerintah Suriah menunjukkan bahwa mereka tidak lagi berada dalam posisi yang kosong atau tanpa dukungan dalam upaya mencegah dan menanggapi agresi dari pihak musuh.
Artikel Terkait
Mobil Toyota Agya Meledak Jadi Bara di Halaman SMK Sragen
Ledakan Pipa Gas TGI Guncang Dusun Nibul, Api Membubung 15 Meter
Banjir Akhir 2025: Duka yang Berulang dan Peringatan untuk 2026
LPSK Siap Lindungi Aktivis yang Terintimidasi di Wilayah Bencana