Polda Metro Jaya melakukan rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap Ilham Pradipta, seorang Kepala Cabang bank yang menjadi korban penculikan berujung maut. Proses rekonstruksi digelar di halaman Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk mengungkap kronologi kejadian secara detail.
Sebanyak 17 orang tersangka turut serta dalam rekonstruksi kasus pembunuhan ini, termasuk dua anggota TNI yang terlibat. Penyidik memandu jalannya rekonstruksi adegan demi adegan guna memastikan keakuratan fakta di lapangan. Hingga siang hari, proses telah mencapai adegan ke-19 yang memperlihatkan momen para pelaku berkumpul sebelum eksekusi penculikan.
Kombes Budi Hermanto selaku Kabid Humas Polda Metro Jaya mengonfirmasi bahwa rekonstruksi dilakukan untuk kasus pembunuhan kepala cabang BRI oleh Subdit Jatanras. Turut hadir dalam proses ini perwakilan kejaksaan, TNI, serta instansi terkait lainnya untuk memantau perkembangan hukum.
Kronologi kejadian bermula ketika Ilham Pradipta diculik pada 20 Agustus 2025 di sebuah pusat perbelanjaan di Pasar Rebo, Jakarta Timur. Jenazah korban kemudian ditemukan keesokan harinya di area semak-semak Serang Baru, Kabupaten Bekasi, dengan kondisi tangan, kaki, dan wajah tertutup lakban hitam.
Artikel Terkait
Longsor Mengganas: Bencana Paling Mematikan Sepanjang 2025
Ribuan Pengunjung Ragunan Terjebak Macet Usai Serbu Hari Pertama 2026
Diplomasi Digital: Perlukah Indonesia Ambil Alih Kendali Data Warganya?
Kapolres Jakarta Timur Hadapi Dua Preman BKT, Tanya Tarif Paksa hingga Senjata Tajam