Forum IPACS 2025: Strategi Penguatan Ekonomi Kreatif Indonesia Timur

- Jumat, 14 November 2025 | 20:12 WIB
Forum IPACS 2025: Strategi Penguatan Ekonomi Kreatif Indonesia Timur

Tindak Lanjut Strategis Forum IPACS 2025: Penguatan Budaya dan Ekonomi Kreatif Indonesia Timur

Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk mengumumkan rencana tindak lanjut strategis setelah menghadiri Forum Indonesia-Pacific Cultural Synergy (IPACS) di Kupang, Nusa Tenggara Timur. Forum budaya internasional ini menghasilkan komitmen konkret untuk pengembangan potensi budaya kawasan timur Indonesia.

Kolaborasi Daerah dan Pemantauan Berkelanjutan

Kementerian Dalam Negeri akan memfasilitasi kerja sama antardaerah secara intensif untuk mengoptimalkan potensi budaya unggulan. Langkah strategis ini disertai program pemantauan dan evaluasi menyeluruh terhadap dampak kegiatan budaya, khususnya dalam hal pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi kreatif lokal.

Sinergi Pelaku Budaya dan UMKM

Kebijakan prioritas mencakup pendorongan kemitraan strategis antara pelaku budaya, UMKM, dan investor lokal. Sinergi ini bertujuan meningkatkan nilai tambah produk budaya daerah sekaligus memperkuat daya saingnya di pasar domestik dan internasional.

Diplomasi Budaya Indonesia-Pasifik

Forum IPACS 2025 mengusung tema "Celebrating Shared Cultures and Community Wisdom" yang menekankan pentingnya kolaborasi budaya antara Indonesia dan negara-negara Pasifik. Ribka Haluk menegaskan bahwa pameran budaya berfungsi sebagai jembatan diplomasi budaya Indonesia menuju kawasan Pasifik.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyatakan komitmen pemerintah dalam memperkuat diplomasi budaya melalui kerja sama lintas negara. Menurutnya, kesamaan identitas budaya maritim dan nilai komunal menjadi landasan ideal untuk mempererat hubungan Indonesia dengan negara-negara Pasifik.

Implementasi dan Jejaring Kerja Sama

Kegiatan forum diisi dengan tinjauan langsung terhadap stan-stan pameran yang menampilkan kekayaan budaya provinsi Indonesia Timur, karya masyarakat, serta inovasi pembangunan berbasis kearifan lokal. Acara ditutup dengan Gala Dinner yang bertujuan mempererat jejaring komunikasi dan memperkuat hubungan kerja sama budaya antarnegara di kawasan Pasifik.

Kehadiran Gubernur NTT Melki Emanuel Melkiades Laka Lena, Wali Kota Kupang Christian Widodo, serta delegasi negara-negara Pasifik menandakan pentingnya forum ini sebagai platform strategis pengembangan budaya regional.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar