Berbeda halnya dengan Ruqyah Syar'iyyah. Metode penyembuhan ini bersumber murni dari Al-Qur'an dan Sunnah. Al-Qur'an datang sebagai syifa' (obat) dan rahmat, menyembuhkan tanpa ada tuntutan atau imbalan yang merugikan jiwa.
Oleh karena itu, Ruqyah Syar'iyyah bukan sekadar terapi fisik biasa. Lebih dari itu, ia adalah sebuah pertarungan ideologi. Sebuah peperangan antara klaim kemampuan makhluk dan kepasrahan total hanya kepada Allah Sang Pencipta. Ini adalah tentang mengembalikan segala urusan, termasuk penyembuhan, kepada Yang Maha Kuasa.
Dalam Ruqyah Syar'iyyah, setiap ayat yang dibacakan adalah senjata tauhid yang memutus mata rantai sihir dan gangguan jin, sekaligus menguatkan hubungan hamba dengan Rabb-nya.
Artikel Terkait
Indonesia Tawarkan Mediasi, Serukan Deeskalasi Usai Serangan AS-Israel ke Iran
AS dan Israel Lancarkan Serangan Langsung ke Iran, Timur Tengah di Ambang Konflik Terbuka
Tiga Eks Kapolres Alami Rotasi dalam Mutasi Polri Akhir Februari 2026
IKA Unhas Gelar Buka Puasa Bersama, Amran Sulaiman Diharapkan Jadi Orang ke-2 di RI