Sebagian besar korban luka diangkut ke Rumah Sakit Pemerintah Salfit untuk perawatan.
Secara bersamaan, tentara Israel menggerebek beberapa rumah, merusak pintu beberapa perusahaan komersial, dan menghancurkan sebuah kafe lokal selama serangan tersebut.
Konfrontasi antara pemuda setempat dan pasukan pendudukan meletus setelah serangan tersebut.
Sebelumnya dua jurnalis Palestina tewas oleh serangan udara Israel di bagian barat Khan Younis, Gaza.
Kedua jurnalis yang tewas itu yakni Hamza Dahdouh, putra tertua kepala biro Al Jazeera di Gaza, Wael DAl ahdouh, dan Mustafa Thuraya.
Kedua jurnalis itu tewas dalam serangan militer Israel itu, ketika kendaraan yang mereka tumpangi berada di dekat al-Mawasi - daerah yang seharusnya aman dari serangan rudal.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: hallo.id
Artikel Terkait
Indonesia Khawatir, Langkah Trump Cabut Diri dari 66 Organisasi Internasional Dinilai Ancam Stabilitas Global
Iran Siagakan 400 Unit Tempur, Waspadai Serangan AS-Israel di Tengah Gejolak Dalam Negeri
Kapal Tanker Rusia Disita AS, Moskow Balas dengan Kapal Perang
AS Akhirnya Meringkus Dua Kapal Tanker Armada Bayangan Venezuela