murianetwork.com – Pada 20 Januari 2024 telah terjadi Banjir yang menghantam pulau Roi-Namur, Kwajelein, tepatnya di pos angkatan darat Amerika Serikat di Pasifik Selatan.
Pulau tersebut merupakan rumah bagi situs uji coba pertahanan rudal balistik Ronald Reagan.
Menurut informasi para pejabat angkatan darat sedang menilai kerusakan akibat banjir tersebut yang juga merusak instalasi di Kepulauan Marshall.
Baca Juga: Capres Prabowo Subianto Dapat Dukungan Relawan Erick Thohir Alumni Amerika Serikat
Kejadian tersebut mengharuskan sebanyak 120 personel untuk dievakuasi.
Dan sekitar 60 orang dievakuasi dari Roi-Namur menggunakan kapal menuju Kwajelein yang berjarak sekitar 50 mil ke arah selatan.
Banjir yang terjadi merusak beberapa fasilitas diantaranya, fasilitas makan, bar, kapel, dan teater dengan kondisi rusak sedang hingga parah.
Baca Juga: Outfit Olahraga yang Sporty dan Nyaman Sedang Tren di Amerika, Kapan Akan Jadi Tren di Indonesia?
Dari video yang beredar tersebut nampak dua orang terjatuh akibat gelombang banjir yang sangat deras hingga merusak pintu dan memenuhi seisi ruangan.
“36 jam terakhir ini sangat menantang bagi kami,” ujar colonel Drew Morgan, komandan Garsiun Angkatan Darat AS.
Kwajelein terletak sekitar 1.600 mil dari Guam dan lebih dar 2.00 mil dari Hawaii.
Roi-Namur adalah rumah bagi radar besar yang digunakan untuk melacak rudal uji coba AS untuk Departemen Pertahanan.
Roi-Namun dibangun sekitar enam kaki diatas permukaan laut demikian menurut laporan tahun 2017 survei Gelologi A.S.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: pitutur.id
Artikel Terkait
Trump Bantah Keterbatasan Militer AS di Tengah Ketegangan dengan Iran
Citra Satelit Ungkap Kerusakan di Pangkalan Udara Ramat David Usai Serangan Rudal Balistik Iran
Tiga Guru Besar Kedokteran Siap Jadi Saksi Ahli untuk Dokter Tifa di Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Iran Tuding AS-Israel Ciptakan Perpecahan, Negara Teluk Kutuk Serangan Rudal ke Kuwait