Rakyat Iran Tercekik: Rupiah Lebih Berharga daripada Rial

- Rabu, 14 Januari 2026 | 13:50 WIB
Rakyat Iran Tercekik: Rupiah Lebih Berharga daripada Rial

Harga emas 18 karat yang paling populer di sana melonjak dari sekitar 1,3 juta riyal per gram menjadi lebih dari 160 juta riyal per gram. Itu artinya kenaikan fantastis sebesar 11.475 persen, atau naik lebih dari 115 kali lipat!

Seandainya harga emas global stabil, kenaikan di Iran mungkin hanya mengikuti depresiasi riyal terhadap dolar. Namun, kenyataannya, kenaikan global yang terjadi justru memperparah trauma finansial yang sudah ada. Rakyat terjepit dari segala sisi.

Lalu, Apa Penyebab Utama Keruntuhan Ini?

Banyak yang menyalahkan kombinasi mematikan: sanksi internasional, inflasi tak terkendali, dan isolasi diplomatik. Pemicu terbaru adalah kembalinya sanksi PBB pada September 2025.

Sanksi itu diberlakukan setelah Dewan Keamanan gagal mengesahkan resolusi untuk memperpanjang keringanan. Keringanan tersebut sebelumnya terkait dengan kesepakatan untuk membatasi program nuklir Iran.

Akibatnya, berbagai pembatasan lama kembali aktif. Mulai dari embargo senjata konvensional, pembatasan program rudal balistik, pembekuan aset target tertentu, sampai larangan perjalanan bagi sejumlah orang.

Uni Eropa pun tak ketinggalan. Mereka menerapkan sanksi serupa, plus sanksi tambahan terkait isu hak asasi manusia dan peran Iran dalam menyuplai drone ke Rusia untuk perang di Ukraina. Tekanan dari segala penjuru ini, rupanya, menjadi pukulan telak bagi perekonomian yang sudah sempoyongan.


Halaman:

Komentar