Sebuah klaim mengejutkan datang dari Moskow. Rusia menyatakan pasukan pertahanan udaranya berhasil menjatuhkan pesawat tempur F-16 buatan Amerika yang diterbangkan Ukraina. Senjatanya? Sistem rudal S-300.
Klaim ini disampaikan seorang komandan dengan nama sandi "Sever" dalam wawancara di televisi Russia-1, Minggu lalu. Kepada jurnalis Vladimir Solovyov, Sever menyebut F-16 itu sebagai target paling berharga yang pernah dihadapi unitnya.
Begitu penuturan Sever, seperti dikutip media Rusia. Menurutnya, dua rudal ditembakkan. Yang pertama merusak jet, dan yang kedua menghancurkannya sama sekali.
Artikel Terkait
Iran Bantah Klaim Israel Soal Nasib Khamenei, Sebut Perang Mental
Netanyahu Perintahkan Persiapan Darurat Menghadapi Eskalasi dengan Iran
Trump Naikkan Tarif Global Jadi 15% Usai Dibatalkan Mahkamah Agung
Iran Tegaskan Hanya Diplomasi Solusi untuk Isu Nuklir, Peringatkan Konsekuensi Militer