Hati-Hati! 5 Kandungan Body Lotion Berbahaya untuk Kesehatan Kulit
Body lotion atau pelembap tubuh adalah produk perawatan kulit harian yang diandalkan banyak orang. Namun, tahukah Anda bahwa di balik wangi dan teksturnya yang lembut, bisa tersimpan bahan kimia berbahaya? Beberapa kandungan dalam body lotion ternyata berpotensi menyebabkan iritasi kulit, alergi, hingga gangguan keseimbangan hormon dalam tubuh.
Oleh karena itu, sangat penting untuk menjadi konsumen yang cerdas dengan selalu membaca label komposisi pada kemasan body lotion. Mengenal dan menghindari bahan-bahan berisiko adalah langkah pertama untuk melindungi kesehatan kulit Anda dalam jangka panjang.
Daftar Kandungan Berbahaya dalam Body Lotion yang Perlu Dihindari
Berikut adalah 5 kandungan body lotion yang berpotensi membahayakan kulit dan kesehatan tubuh secara keseluruhan:
1. Paraben
Paraben adalah bahan pengawet sintetis yang umum ditemukan dalam kosmetik dan produk perawatan kulit, termasuk body lotion. Fungsinya adalah mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur. Namun, Paraben diketahui dapat meniru fungsi hormon estrogen dalam tubuh, sehingga berpotensi mengganggu keseimbangan sistem endokrin (hormon). Bagi sebagian orang, Paraben juga dapat memicu iritasi kulit dan reaksi alergi.
2. Ftalat (Phthalates)
Ftalat sering digunakan sebagai pelarut dan pemberi wewangian sintetis dalam body lotion. Sama seperti Paraben, bahan kimia ini juga dikategorikan sebagai pengganggu endokrin yang dapat mengacaukan sistem hormon tubuh. Paparan Ftalat dalam jangka panjang dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan.
3. Merkuri
Merkuri adalah logam berat yang sangat beracun dan dilarang penggunaannya dalam kosmetik di banyak negara. Sayangnya, beberapa produk body lotion pemutih ilegal masih memakainya karena dapat memberikan efek putih instan. Merkuri dapat diserap melalui kulit dan terakumulasi dalam tubuh, berpotensi menyebabkan kerusakan serius pada ginjal, sistem saraf, dan bahkan meningkatkan risiko kanker kulit.
4. Hidrokuinon (Hydroquinone)
Hidrokuinon adalah agen pencerah kulit yang kuat untuk mengurangi noda hitam atau hiperpigmentasi dengan cara menghambat produksi melanin. Penggunaan Hidrokuinon dalam konsentrasi tinggi atau jangka panjang dapat berisiko. Efek sampingnya antara lain iritasi kulit parah, kemerahan, rasa terbakar, dan dalam kasus ekstrem dapat menyebabkan ochronosis (penggelapan kulit yang justru permanen).
5. Asam Retinoat (Tretinoin)
Asam Retinoat adalah turunan kuat dari Vitamin A yang biasanya digunakan untuk mengatasi jerawat dan mencerahkan kulit. Namun, bahan ini tidak boleh digunakan sembarangan dalam body lotion. Konsentrasi yang terlalu tinggi dapat menyebabkan iritasi, kulit menjadi sangat kering, kemerahan, dan mengelupas. Yang paling berbahaya, Asam Retinoat bersifat teratogenik, artinya dapat menyebabkan cacat lahir jika digunakan oleh ibu hamil.
Kesimpulan
Memilih body lotion yang aman adalah investasi untuk kesehatan kulit Anda. Selalu luangkan waktu untuk memeriksa label ingredien di kemasan produk. Hindari body lotion yang mengandung kelima bahan berbahaya di atas. Prioritaskan produk yang transparan tentang komposisinya dan pilihlah yang mengandung bahan-bahan alami serta sudah terdaftar resmi di BPOM untuk memastikan keamanannya.
Artikel Terkait
Keluarga Almarhumah Tika Bantah Klaim Restu Poligami Pesulap Merah
Haris Perintahkan Tes DNA untuk Edwin, Curigai Adiknya Terlibat Kasus Aira
Virgoun Penuhi Panggilan Komnas Anak Terkait Laporan Inara Rusli
Kolaborasi Anggis Devaki dan Gery Gany Sukses Hidupkan Kembali Dirimu Yang Dulu