Habib Jafar Kaget dan Kecewa Soal Penangkapan Onadio Leonardo: Tidak Ada Toleransi untuk Narkoba

- Senin, 03 November 2025 | 15:20 WIB
Habib Jafar Kaget dan Kecewa Soal Penangkapan Onadio Leonardo: Tidak Ada Toleransi untuk Narkoba
Habib Ja'far Kaget dan Kecewa Soal Penangkapan Onadio Leonardo Kasus Narkoba

Habib Ja'far Kaget dan Kecewa Soal Penangkapan Onadio Leonardo Kasus Narkoba

Jakarta - Habib Husein bin Ja'far Al Hadar atau yang dikenal sebagai Habib Ja'far akhirnya angkat bicara mengenai penangkapan sahabat dekatnya, Onadio Leonardo, oleh pihak kepolisian terkait kasus penyalahgunaan narkoba.

Habib Ja'far mengungkapkan rasa kaget, kecewa, sedih, dan prihatinnya saat mendengar kabar tersebut. Melalui unggahan di akun Instagramnya, ia menyatakan bahwa Onad adalah saudaranya sebagai sesama manusia, meski mereka memiliki perbedaan agama.

"Justru dengan modal itu, kami selama ini berjuang bersama untuk toleransi di Indonesia," kata Habib Ja'far.

Namun, ia menegaskan dengan sangat jelas bahwa tidak ada toleransi untuk narkoba. Menurutnya, narkoba bukan hanya melanggar hukum negara, tetapi juga melanggar hukum semua agama dan logika akal sehat.

Di balik kekecewaannya, Habib Ja'far memastikan bahwa ia akan tetap memberikan dukungan kepada Onadio Leonardo. Ia berharap mantan vokalis band Killing Me Inside itu dapat terbebas dari belenggu kecanduan narkoba.

"Maka, gue berdoa dan berusaha buat hadir dan membantu Onad untuk mempertanggungjawabkan kesalahannya. Terlepas dari narkoba dan bangkit menebar kebaikan. Kita benci narkoba. Karena itu, gue ingin saudara gue, Onad terlepas dari narkoba," jelas pendakwah berusia 37 tahun tersebut.

Habib Ja'far juga menyampaikan doa khusus untuk Onad. Ia mendoakan agar Onadio Leonardo bisa segera sadar, jera, dan berubah dari kesalahannya.

"Titip doa untuk Onad, semoga dia sadar, jera dan berubah. Tobat lo, Nad," imbuhnya.

Sebagai informasi, Onadio Leonardo ditangkap oleh polisi di rumahnya yang berada di kawasan Tangerang Selatan pada Kamis malam, 30 Oktober.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar