murianetwork.com - Dalam gemerlap industri film Indonesia pada tahun 1988, muncullah sebuah karya yang tak hanya menyajikan tawa khas trio komedi legendaris, Warkop DKI, tetapi juga menyelipkan nuansa drama dan romansa yang mengharukan.
Jodoh Boleh Diatur, yang disutradarai oleh Ami Prijono, berhasil mencuri perhatian penonton dengan alur cerita yang unik dan dihiasi akting cemerlang dari para bintangnya.
Dono, Kasino, dan Indro, tiga sahabat inseparable, memutuskan untuk mencari jodoh melalui sebuah biro jodoh.
Baca Juga: 3 Shio Tertimpa Nasib Sial dan Apes Tanps Sengaja pada 28 Desember 2023
Namun, apa yang seharusnya menjadi langkah awal menuju kebahagiaan malah membawa mereka ke dalam pusaran kebingungan dan komedi.
Dono, yang dipasangkan dengan Rita (Raja Ema), harus berurusan dengan kepergiannya yang misterius setiap kali mereka berencana bertemu.
Sementara itu, Indro dihadapkan pada situasi unik ketika ia dipasangkan dengan Nina (Nia Zulkarnaen), seorang psikolog yang tengah melakukan penelitian tentang kesetiaan pria.
Artikel Terkait
BELIFT LAB Tegaskan Heeseung Tak Kembali ke ENHYPEN, Fokus Karier Solo
Pejabat USDA Saksikan Finalis MasterChef Olah Salmon Alaska
Juicy Luicy Manggung Dadakan di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta
CALMA Rilis Single Spesial Happy Birthday untuk Rayakan Ulang Tahun ke-6 BIG Records Asia