Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea baru-baru ini menyatakan diri sebagai kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, yang terjerat kasus dugaan korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Keputusan itu langsung menuai reaksi dari putra sulungnya, Frank Hutapea, yang secara blak-blakan menyindir sang ayah di media sosial.
Dalam konferensi pers, Hotman mengaku tidak mengharapkan bayaran dari Febrie. “Saya tidak mengharapkan uang dari Jampidsus ini karena saya tahu tidak mungkin dia bayar saya mahal. Tarif bayaran saya super mahal di Indonesia. Itulah background-nya biar tahu,” ujarnya. Pernyataan itu ditanggapi sinis oleh Frank. Melalui akun media sosialnya, ia menuding Hotman hanya melakukan pencitraan. Bahkan, Frank membongkar soal dugaan pengambilan uang angpao pernikahan adiknya, Fritz Hutapea, oleh sang ayah. “Halah kebanyakan pencitraan. Fritz married aja angpaonya lo ambil. Ala ala ga mau duit,” tulis Frank.
Tak berhenti di situ, Frank juga menyoroti aksi sosial Hotman yang kerap membela rakyat kecil. Menurutnya, hal itu bukan didasari kepedulian, melainkan strategi pemasaran untuk mendongkrak popularitas dan bisnis hiburan malam sang pengacara. “Orang miskin itu cuma dijadiin senjata marketing aja. He never really care he only care about being center of attention,” sindir Frank. Ia pun menambahkan, “Tutup aja ini ig pengais keadilan. Marketing ala ala buat jualan alcohol di holywings.”
Sindiran Frank menjadi viral dan memicu reaksi netizen. Sebagian menuding bahwa aksi Frank juga bagian dari trik pemasaran. Namun, Frank membantah dan menegaskan dirinya tidak membutuhkan strategi semacam itu.
Profil Frank Hutapea
Frank Alexander Hutapea lahir pada 1991. Ia menempuh studi ilmu hukum di University of Kent, London, Inggris, dan meraih gelar Bachelor of Laws (LLB). Karier hukumnya dimulai sebagai Associate Trainee di firma Hardinoto Hadriputranto and Partners (April 2013–September 2014), lalu bergabung di kantor hukum ayahnya sebagai partner selama lebih dari empat tahun. Pada Desember 2025, ia mendirikan firma sendiri bernama FRANK Solictors. Selain aktif di dunia hukum, Frank juga dilantik sebagai tenaga ahli Dewan Pertahanan Nasional pada 15 Januari 2026.
Frank merupakan anak tertua dari tiga bersaudara, kakak dari Felicia Putri Parisienne Hutapea dan Fritz Paris Junior Hutapea. Ia menikah dengan Winona Delany Tandra pada 4 Januari 2025. Pesta pernikahan mewah itu disebut-sebut menghabiskan dana Rp5 miliar yang digelontorkan Hotman Paris. Winona adalah alumnus University of Exeter, Inggris jurusan Ekonomi Bisnis (lulus 2014), dan pernah magang di UOB Kay Hian Singapura serta menjabat Senior Analyst di KPMG Indonesia.
Artikel Terkait
Komisi III DPR: Tak Ada Aturan Tangkap Jaksa Harus Izin Presiden
Iwakum Kecam Hotman Paris yang Dinilai Hina Wartawan Saat Dampingi Febrie
Forum Pemred Sesalkan Cara Hotman Paris Jawab Wartawan
Gerindra Bantah Prabowo Intervensi Hukum di Kasus Eks Jampidsus