Resmi Bercerai, Wardatina Mawa Pilih Fokus pada Anak dan Masa Depan

- Jumat, 10 Juli 2026 | 16:30 WIB
Resmi Bercerai, Wardatina Mawa Pilih Fokus pada Anak dan Masa Depan

Wardatina Mawa resmi bercerai dari pengusaha Insanul Fahmi. Keputusan itu diketok oleh Majelis Hakim Pengadilan Agama Lubuk Pakam, Sumatera Utara, pada Rabu (8/7/2026). Perjalanan rumah tangga yang telah dibina selama tujuh tahun itu pun resmi berakhir.

Konten kreator berusia 26 tahun itu kini memilih untuk fokus menjalani fase baru hidupnya. Ia mengaku memiliki banyak rencana yang belum sempat terwujud selama menikah. "Planning ke depannya pasti banyak ya. My future yang belum terealisasikan. Ya pelan-pelan insyaAllah bisa dipenuhi, bisa diupayakan, tergantung ikhtiarnya kita," ujarnya.

Meski harus berjuang seorang diri, Mawa tetap optimis. "Masih panjang perjalananku, aku juga masih 26 tahun. Jadi masih harus melewati banyak hal. Rintangan pasti ada. Tapi aku yakin, percaya Allah kasih kemudahan untuk kita yang mau bersabar. Single fighter lebih tepatnya, ya nggak papa, namanya hidup ya," imbuhnya.

Dalam persidangan, Mawa melalui kuasa hukumnya, Muhammad Idrus, sempat mengajukan tuntutan nafkah anak sebesar Rp30 juta per bulan. Namun Majelis Hakim hanya mengabulkan Rp3 juta per bulan. "Mungkin ada pertimbangan-pertimbangan hukum dari Majelis Hakim, makanya angka nafkah anak itu tertera Rp3 juta di putusan," kata Idrus.

Kendati demikian, pihak Mawa menghormati putusan tersebut. Hak asuh anak jatuh ke tangan Mawa, sementara Insanul masih diperbolehkan bertemu anaknya selama tidak mengganggu aktivitas sekolah.

Idrus mengungkapkan bahwa kliennya sangat terharu saat gugatan cerai dikabulkan. "Waktu saya kabarkan pihak Mawa ya agak terharu dia ya dengan hasil putusan tersebut. Terharu karena yang ditunggu-tunggunya dari bulan dua sampai saat ini ada hasilnya ya. Sangat terharu beliau sampai menitikkan air mata seperti itu," ujarnya.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags