Shireen Sungkar dan Teuku Wisnu Berdamai dengan Diagnosis Autisme Putri Bungsu

- Kamis, 02 Juli 2026 | 11:15 WIB
Shireen Sungkar dan Teuku Wisnu Berdamai dengan Diagnosis Autisme Putri Bungsu

Shireen Sungkar dan Teuku Wisnu akhirnya membuka diri tentang kondisi putri bungsu mereka, Cut Shafiyyah, yang didiagnosis autisme. Pasangan ini mengaku butuh waktu untuk menerima kenyataan tersebut, setelah melalui proses panjang penuh kebingungan dan penyesalan.

Diagnosis baru diketahui setelah Cut Shafiyyah berusia tiga tahun. "Umur tiga tahun baru lah ada diagnosa (autisme) itu," ujar Shireen. Saat itu, ia merasa dunianya runtuh. Ia terus bertanya-tanya dan menyalahkan diri sendiri, mengira ada yang salah selama kehamilan. "Aku nyalahin diriku banyak banget, 'Apa aku salah makan pas hamil, apa aku stres pas hamil? Apa aku salah ngedidiknya?'" tuturnya.

Teuku Wisnu pun mengaku sempat mengabaikan kecurigaan istrinya. Shireen sejak awal merasa ada yang janggal pada putrinya, seperti enggan berada di tempat ramai dan menghindar saat diajak berinteraksi. Namun Wisnu menganggapnya wajar. "Aku awalnya jawab simpel, ya mungkin dia pemalu. Dia kan cewek nih, anak cewek ya. Bagus dong anak cewek punya rasa malu yang besar," katanya. Keyakinan itu diperkuat oleh hasil pemeriksaan beberapa dokter yang menyatakan putrinya tidak autis.

Namun, kecurigaan mulai muncul saat putrinya tak menengok saat dipanggil. "Sampai di fase umur berapa aku ngerasa agak ngeganjel ya. Ini kayak ada yang janggal deh nih dari dek Sya. Kenapa ya kalau kita bercandain atau ngobrol gitu kayak enggak mau lihat mata kita," jelas Wisnu. Shireen menimpali, putrinya seperti "hidup dalam bubblenya sendiri". Akhirnya, mereka memeriksakan ke psikolog dan mendapat diagnosis autisme.

Kini, setelah melalui masa sulit, Shireen dan Wisnu sudah berdamai dengan keadaan. Mereka saling memahami dan menerima kekurangan serta kelebihan masing-masing. "Makin ke sini kan sama-sama udah ngerti sifat masing-masing seperti apa. Kekurangan dan kelebihan masing-masing seperti apa. Jadi jarang ribut. Makin lama kayak makin, oh ya udah. Jadi sama-sama ngalah," ungkap Shireen.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags