Ini menjadi titik awal konflik dengan tentara Prancis dan pemerintah Tiongkok yang korup.
Konflik utama dalam film ini muncul dari perlawanan Wong Fei-hung terhadap kekuatan asing yang menjajah Tiongkok pada abad ke-19.
Keyakinannya bahwa Tiongkok harus merdeka dari penjajahan membuatnya menjadi pahlawan bagi rakyatnya.
Selain itu, film ini menyoroti konflik internal Wong Fei-hung dan murid-muridnya.
Mereka harus menghadapi tantangan besar untuk mempertahankan diri dari serangan musuh dan, pada saat yang bersamaan, meresapi dilema antara keinginan untuk membela negara dan harapan hidup damai.
Once Upon a Time in China terkenal dengan adegan pertarungan yang spektakuler dan keterampilan seni bela diri yang memukau.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: blora.suaramerdeka.com
Artikel Terkait
Ahmad Dhani Ungkap Kesulitan Ekonomi Saat Antar Anak Sambung Kuliah di AS
Kim Min Ha dan Noh Sang Hyun Reuni di Film Romantis Netflix Messily Ever After
Rekomendasi Drama Korea Bergaya Sejarah untuk Temani Waktu Ngabuburit
Warganet Duga Hubungan Davina dan Ardhito Bagian dari Manajemen Isu