Kabar itu datang lewat unggahan Instagram-nya sendiri. Andhara Early, dengan sebuah video kompilasi kenangan pernikahan, mengumumkan bahwa rumah tangganya dengan Bugi Ramadhana telah usai. "KAMI SELESAI," tulisnya terang-terangan di akun @andharaearly pada Jumat awal Januari lalu. Pernyataan itu sekaligus menandai perceraian ketiga dalam perjalanan hidup sang aktris.
Banyak yang kaget, jujur saja. Selama ini, hubungan mereka berdua terlihat baik-baik saja, tak ada riak-riak yang terdengar ke publik. Ternyata, gugatan cerai yang diajukan Andhara sudah dikabulkan Pengadilan Agama Cibinong sejak Oktober 2025. Mereka sudah menjalani biduk rumah tangga cukup lama, empat belas tahun lamanya.
Kembali menelan pil pahit perceraian, wajar jika banyak yang khawatir dengan kondisi mental Andhara. Rentetan kegagalan rumah tangganya memang panjang. Pernikahan pertamanya dengan Fery Martawidjaja berakhir. Lalu, di tahun 2007, ia mencoba lagi dengan Cesa David Lukmansyah, sayangnya hanya bertahan setahun.
Namun begitu, Andhara justru mengaku merasa lega. Seperti ada beban berat yang akhirnya terlepas dari pundaknya.
"InsyaAllah (stabil), ya nggak bisa dipungkiri ada satu beban yang sudah terlepas dari aku," ungkapnya, seperti dikutip dari Tribun Seleb.
"Ini pelan-pelan aku juga lagi nge-reset diri sih sebenarnya," lanjutnya.
Di sisi lain, perjalanan itu jelas meninggalkan bekas. Andhara mengakui pernah berjuang melawan anxiety atau gangguan kecemasan. Luka psikis itu sempat membuatnya mendatangi beberapa psikolog untuk berkonsultasi. Tapi, ibu dua anak ini punya cara sendiri. Ia memilih untuk tidak bergantung pada obat-obatan, lebih memilih jalan self-healing.
"Aku sempat konsul ke beberapa psikolog aja, tapi aku nggak sampai konsumsi obat," terangnya.
Jadi, bagaimana caranya saat rasa cemas menyerang? Andhara punya dua senjata andalan. Pertama, teknik olah napas. Kalau itu belum cukup, ia lalu beralih ke journaling, menuangkan isi kepala ke dalam tulisan.
"Aku udah enggak konsul lagi, aku healing sendiri aja, begitu aku ngrasa mulai datang anxiety-nya, kalau memang gak works dengan olah napas gitu, akhirnya aku journaling," tutupnya.
Dalam caption panjang di Instagram, Andhara tampak berusaha menutup bab ini dengan elegan. Ia menekankan bahwa keputusan ini diambil dengan saling menghormati, meski tidak mudah.
"Setelah 14 tahun membangun kehidupan, kami memutuskan untuk mengakhiri pernikahan dengan rasa saling menghormati," tulisnya.
"Keputusan ini tidak datang dengan mudah, tetapi kami yakin ini yang terbaik untuk kami berdua."
"Terkadang, perjalanan bersama berakhir sebelum garis finish. Tapi kami memilih untuk melihatnya bukan sebagai kegagalan, tetapi sebagai bab yang telah ditulis dengan sepenuh hati, dan kini tiba waktunya untuk bab baru."
Momen ini, baginya, adalah titik balik. Sebuah reset. Bukan untuk terpuruk, tapi untuk benar-benar memprioritaskan kesehatan jiwa yang sempat terguncang. Bab baru itu kini dimulai.
Artikel Terkait
Celyna Grace, Juara Indonesian Idol Season 14, Ingin Merambah Akting dan Dunia Film
Jaz Rowe Pilih Musik Personal dan Jujur untuk Gaet Pendengar Muda Lewat Lirik Keseharian
Alfin Habib Siapkan Remake Lagu Melayu Legendaris, Perhatikan Izin dan Karakter Vokal
MNCTV Road To Kilau Raya Meriahkan HUT ke-479 Kota Semarang dengan Musik Dangdut dan Atraksi Sulap