Vonisme Nikita Mirzani bertambah berat, dari empat tahun menjadi enam tahun penjara. Tak terima, artis itu pun mengajukan kasasi. Langkahnya ini langsung mendapat sorotan, termasuk dari pengacara kondang Hotman Paris yang memberi saran cukup menohok.
Perkara hukum Nikita memang berliku. Awalnya, majelis hakim memvonisnya empat tahun. Tapi setelah dia mengajukan banding, bukannya berkurang, hukuman malah naik jadi enam tahun. Nah, di titik inilah Nikita memutuskan untuk membawa perkara ke tingkat kasasi di Mahkamah Agung.
Melihat perkembangan itu, Hotman Paris angkat bicara. Pengacara yang sudah puluhan tahun bergelut di ruang sidang ini seolah tak habis pikir. Menurutnya, ada etika dasar yang harus dijaga seorang terdakwa atau pengacaranya di depan majelis hakim.
"Dari awal kan saya sudah bilang," ujar Hotman.
"Di pengadilan itu, walaupun kita tidak puas, kita harus tetap bersikap normal. Hormat itu wajib."
Hotman lalu bercerita pengalamannya sendiri. Meski mengaku sebagai pengacara "super ngetop", dia tetap menunjukkan sikap rendah hati di pengadilan. Kalau dimarahi hakim, dia memilih diam. Tidak membalas. Baginya, hakim adalah pihak yang akan membuat putusan akhir. Semuanya harus disikapi dengan serius.
"Dia masuk, kita berdiri. Kadang saya dimarahin pun saya tidak balas. Kan dia yang bikin putusan. Serius," tegasnya.
"Saya selalu bilang, 'Maaf majelis'. Ya, begitu."
Lalu, bagaimana dengan sikap Nikita Mirzani selama ini di persidangan? Hotman enggan berkomentar panjang lebar. Dia memilih membiarkan publik yang menilai.
"Ya anda lihat sendiri gaya Nikita di persidangan, anda menilai sendiri. Saya enggak usah komen," terang Hotman.
Ditanya apakah hukuman Nikita berpotensi bertambah berat lagi setelah kasasi, Hotman hanya singkat menjawab, "No comment."
Di sisi lain, kasus yang menjerat Nikita sendiri bermula dari laporan dokter Reza Gladys ke Polda Metro Jaya akhir 2024 lalu. Nikita dilaporkan atas dugaan pemerasan dan pencucian uang. Intinya, Nikita merasa diperas setelah dimintai uang hingga Rp 4 miliar sebagai imbalan agar tidak memberikan review buruk untuk produk skincare tertentu.
Perjalanan hukumnya masih panjang. Dan sorotan publik, seperti biasa, terus menyertainya.
Artikel Terkait
Pengacara Nilai Permintaan Maaf Sarwendah Tak Tulus karena Tak Langsung Ditujukan ke Ruben Onsu
Aurel Hermansyah Ungkap Hari Terburuk Jadi Ibu Usai Putrinya Azura Jatuh dari Tangga dan Dirawat di RS
Surya Saputra Laporkan Akun Palsu di X yang Catut Namanya untuk Sebar Ujaran Kebencian, Ternyata Penggemar Arya Saloka
Aktor China Jin Ze Meninggal Dunia di Usia 33 Tahun, Agensi Minta Publik Hormati Privasi Keluarga