Setelah Cerai, Bedu Berjuang Penuhi Nafkah Mantan Istri dan Anak

- Selasa, 09 Desember 2025 | 18:20 WIB
Setelah Cerai, Bedu Berjuang Penuhi Nafkah Mantan Istri dan Anak

Cerai dari Irma Kartika, Kekhawatiran yang Menghantui Bedu

Ikrar talak akhirnya dibacakan. Di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Selasa (9/12) lalu, hubungan rumah tangga Harabdu Tohar alias Bedu dengan Irma Kartika Anggraeni resmi berakhir. Semua sudah dipikirkan matang, tapi begitu semuanya selesai, rasa khawatir justru datang menyapa.

Kekhawatiran terbesarnya sederhana: anak-anak. "Kita kan nggak bisa 24 jam menemani istri kan," ujar Bedu usai sidang, suaranya terdengar berat.

Ia melanjutkan, "Selama berumah tangga aja kadang-kadang kita masih tersesat, masih suka nggak terpantau. Apalagi kita sudah tidak suami istri lagi. Yang saya khawatirkan adalah anak-anak aja sih sebenarnya."

Di sisi lain, soal tanggung jawab, pria itu bersikap tegas. Ia berjanji akan tetap menanggung semua kebutuhan finansial buah hatinya. Bahkan, tak hanya untuk anak, Bedu juga menyatakan siap memenuhi kebutuhan mantan istrinya, Irma.

"Tapi kan bayarnya kan nggak langsung Rp 50 juta," jelasnya, mencoba merinci. "Misalkan anak-anak nih Rp 20 juta sama mbaknya, terus listrik rumah, kebutuhan anak-anak, kebutuhan makannya. Karena ibunya yang jaga, ya saya kasih makan juga, semuanya ke ibu. Sama cicilannya ya hampir menyentuh Rp 50 juta."

Kini, hidupnya berubah. Bedu memutuskan pindah ke sebuah kontrakan. Untuk memenuhi semua kewajiban itu, ia mengaku harus kerja keras. "Host, sama bikin konten YouTube, sama MC ya masih Alhamdulillah masih ada lebihnya," katanya. "Kalau buat pulang ke rumah masih Alhamdulillah masih bisa makan, bisa tidur dan bisa buang air."

Dari perjalanan rumah tangganya yang kandas, Bedu berusaha mengambil hikmah. Ia mengaku ini jadi momen untuk introspeksi. "Kita harus balik ke diri kita," tuturnya. "Apakah kita sudah berperilaku yang baik atau tidak pada orang lain? Apakah kita sudah benar-benar menjadi versi terbaik bagi orang lain? Ya saya rasa saya masih belum cukup."

Ia menambahkan, "Saya terus belajar, saya terus berbenah untuk meng-update, untuk memperbaiki pribadi saya menjadi orang lebih baik."

Trauma? Jelas ada. Bedu tak menampik dirinya merasa trauma atas kegagalan pernikahan ini. Namun begitu, ia memilih untuk tidak tenggelam. "Traumanya harus dijadikan pelajaran," pungkasnya dengan nada mantap. "Kalau kita trauma nanti kita nggak bisa berjalan dengan baik ke depannya begitu."

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar