Ia menceritakan, prosesnya berawal dari sebuah ajakan resmi. Tanpa ada pemberitahuan panjang, tim dari istana yang menghubunginya. Menurut sejumlah saksi, penampilannya di acara budaya sebelumnya memang menarik perhatian.
Di sisi lain, Memes mengakui bahwa suasana saat tampil sungguh mendebarkan. Lampu sorot, tatapan tamu-tamu penting, dan tekanan untuk tampil sempurna. Namun begitu, ia memilih fokus pada lagu yang dibawakan, berusaha menjiwai setiap not.
Soal isu koneksi, ia hanya geleng-geleng kepala. "Yang penting saya tahu jalannya seperti apa. Orang bisa bicara apa saja, tapi fakta di lapangan berbicara lain," tambahnya dengan nada datar, namun terdengar sedikit kesal.
Kini, setelah semua berlalu, Memes memilih melihat ke depan. Pengalaman bernyanyi di istana itu ia anggap sebagai batu loncatan, sekaligus pengingat bahwa kerja kerasnya selama ini tidak sia-sia. Ia berharap, pesan dari lagu-lagu keroncong yang dibawakannya bisa sampai, jauh lebih dalam daripada sekadar gosip yang hinggap.
Artikel Terkait
Laura Moane Tantang Diri dengan Bahasa Sunda di Film Terbaru Sunda Emperor
Misteri Ayah Ressa, Denada Pilih Bungkam di Tengah Badai Spekulasi
Fuji Buka Suara soal Trauma Kasus Penipuan: Sekarang Aku Tertutup Banget
Acha Septriasa Buka Luka Masa Kecil, Ubah Luka Jadi Pedoman Jadi Ibu