Duka masih menyelimuti keluarga besar Gary Iskak. Aktor yang dikenal lewat berbagai peran itu berpulang Sabtu lalu, meninggalkan istri dan anak-anaknya. Tapi di tengah kesedihan yang begitu pekat, ada satu momen kecil yang justru mencuri perhatian dan menyebar cepat di linimasa.
Seorang anak muda, dengan wajah penuh kesungguhan, terlihat memeluk dan menenangkan ibunya yang sedang terguncang. Itulah Muhammad Adilla Rafisya Iskak, putra Gary. Di depan pusara sang ayah, ia dengan lembut mengusap punggung Richa Iskak, ibunda tercinta, yang tak kuasa menahan isak tangis. Video singkat itu, sederhana namun penuh makna, langsung membanjiri kolom komentar dengan ungkapan haru dan pujian. Banyak yang terkesan dengan kedewasaan Adilla di saat yang paling berat sekalipun.
Lantas, apa yang membuat seorang anak bisa bersikap begitu?
Menurut Richa Iskak, sikap manis putranya itu bukanlah sebuah aksi yang dibuat-buat. Itu murni refleks, buah dari kebiasaan dan pola asuh yang sudah tertanam di rumah. “Masya Allah. Ya, harus tegar lah. Karena kan memang dia anaknya manis ya, sweet banget,” ujar Richa saat ditemui di Ciputat, Tangerang, Senin (1/12/2025).
Ia melanjutkan, semua berawal dari rumah. Anak-anaknya hanya meniru apa yang biasa mereka lihat dan alami sendiri.
“Jadi mungkin aku juga mengajarkan dia kayak, kalau dia lagi nangis ya aku suka usap-usap dadanya,” papar Richa.
“Mungkin dia mengikuti juga kalau ada yang sedih, ada yang apa, usap-usap punggung, usap-usap dada, ditenangin, dikasih air putih, kayak gitu kan.”
Jadi, saat melihat ibunya terpukul dan bersedih di pemakaman, Adilla langsung bertindak. Itu adalah bahasa kasih sayang yang ia pahami, yang ia terima, dan yang akhirnya ia berikan kembali. “Semua datang dari rumah, jadi pas kayak gitu refleks,” tambah Richa.
Percakapan itu pun mengalir pada sosok sang ayah, Gary Iskak. Di mata istrinya, almarhum adalah seorang family man sejati. Penampilannya mungkin terkesan garang, tapi itu sama sekali tidak mencerminkan isi hatinya.
“Almarhum itu family man ya, yang pasti. Nomor satu kan keluarga. Penyayang, manis, kelihatannya kan kayak hot (garang) gitu, galak, padahal penyayang banget apalagi sama anak-anaknya,” kenang Richa dengan nada lembut.
Kehangatan itulah warisan tak ternilai yang kini coba dirawat oleh anak-anaknya.
Gary Iskak meninggal dunia secara mendadak pada Sabtu (29/11/2025) dini hari, dalam usia 52 tahun. Kecelakaan tunggal di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, merenggut nyawanya. Meski sempat dilarikan ke RSPPN dr. Suyoto, nyawanya tak tertolong. Ia kemudian dimakamkan di TPU Tanah Kusir pada hari yang sama, mengantarnya ke peristirahatan terakhir.
Artikel Terkait
Ribuan Jamaah Hadiri Pengajian 40 Hari Meninggalnya Vidi Aldiano di Jakarta
MNCTV dan GTV Gelar Festival Keluarga dan Aksi Sosial di Karawang
Manajer Ungkap Dampak Ekonomi Vonis 6 Tahun Nikita Mirzani: Kontrak Jangka Panjang Batal
Shindy Fioerla Ungkap Body Shaming dari Suami, Jadi Motivasi Jalani Operasi Bariatrik